Print This Post Print This Post
Home / Berita Pilihan / Adu ke DPRD, Pedagang Bahu Tolak ke Pasar Restorasi

Adu ke DPRD, Pedagang Bahu Tolak ke Pasar Restorasi

Screenshot_2019_0822_080505

MANADO, SwaraKawanua.Com-Rencana Pemkot Manado melalui PD Pasar memindahkan pedagang pasar Bahu ke pasar Restorasi yang berlokasi di Kayuwulan, kelurahan Malalayang Satu, kecamatan Malalayang, ditantang habis-habisan puluhan pedagang. Buktinya, pedagang Pasar Bahu menggelar aksi demo damai di kantor DPRD kota Manado, (21/8) kemarin untuk menyampaikan aspirasi mereka. Aduan mereka ke DPRD kota Manado ternyata cukup ampuh karena para legislator menyikapi serius keluhan pedagang. Para pedagang diterima di ruangan paripurna DPRD Manado untuk menyampaikan.aspirasi mereka. Saat berdialog, para pedagang menolak keras penertiban sekaligus relokadi ke kayu Wulan.

Screenshot_2019_0821_235212

Legislator, Hengky Kawalo, Benny Parasan, Bambang Hermawan, Abdul Wahid Ibrahim, Lucky Datau, Suyanto Yusuf, dan Boby Daud ikut menengkan para pedagang. berusaha memenangkan para pedagang. Fraksi PDI-P dengan PAN pun sepakat menolak relokasi pedagang pasar Bahu ke pasar Restorasi Kayuwulan.

Screenshot_2019_0821_235139
Usai mendengarkan aspirasi pedagang, parav WLwakil rakyat Ikut melihat kondisi pasar Bahu
Hengky Kawalo secara tegas mendukung relokasi ini ditunda sampai pemerintah menyediakan fasilitas yang memadai. Menurutnya, para pedagang bukan menolak untuk dipindahkan, hanya saja fasilitas di pasar kayuwulan memang benar-benar belum siap.

Screenshot_2019_0821_235212

“Pemerintah jangan terburu-buru sebelum fasilitas semua memadai baru direlokasi. Memang bangunan sudah ada, namun fasilitas umum belum memadai. Seperti air tidak ada. Interaksi dengan masyarakat belum ada. Rekayasa jalan belum ada. Infrastruktur jalan pun terlalu kecil,” kata Hengky Kawalo.

Sementara itu, Kasat Pol PP Kota Manado, Tetty Taramen berjanji tidak bakal membongkar pasar bahu asalkan pedagang tidak berjualan di trotoar. Hal ini diingatkan karena itu membuat macet.
“Kalau tetap berjualan di bahu jalan dan bantaran sungai pasti akan saya bongkar.
Karena kami pol PP merupakan penegak perda,” ungkapnya. (DN5)

About Dance Siahaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *