Print This Post Print This Post
Home / Advertorial / Di HUT ke-75 Tahun Kemerdekaan RI, Gubernur Olly Serahkan Dana 1 Triliun Bagi BSG, Bantuan Bagi LVRI, dan Terima Penghargaan dari BPS

Di HUT ke-75 Tahun Kemerdekaan RI, Gubernur Olly Serahkan Dana 1 Triliun Bagi BSG, Bantuan Bagi LVRI, dan Terima Penghargaan dari BPS

Gubernur Olly Dondokambey menyerahkan dana sebesar Rp1 triliun ke Dirut PT Bank SulutGo Jeffry Dendeng.(Foto: ist)
Gubernur Olly Dondokambey menyerahkan dana sebesar Rp1 triliun ke Dirut PT Bank SulutGo Jeffry Dendeng.(Foto: ist)

 

MANADO, Swarakawanua.com– Di usia Kemerdekaan Republik Indonesia yang telah menginjak 75 tahun pada Senin 17 Agustus 2020, masyarakat Sulut makin dewasa. Salah satunya dalam penggunaan teknologi digital saat pelaksanaan Sensus Penduduk Online 2020, yang menunjukkan antusiasme tinggi dari warga Sulut.

Penghargaan BPS

Pihak Badan Pusat Statistik (BPS) pun memberikan penghargaan kepada Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE atas dukungan penuh terhadap pelaksanaan SP Online yang dilaksanakan sejak 15 Februari sampai dengan 29 Mei 2020.

Penyerahan penghargaan BPS oleh Kepala BPS Sulut Dr Ateng Hartono kepada Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE, Senin 17 Agustus 2020.(Foto: ist)
Penyerahan penghargaan BPS oleh Kepala BPS Sulut Dr Ateng Hartono kepada Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE, Senin 17 Agustus 2020.(Foto: ist)

Apalagi Sulut berhasil mengalahkan provinsi-provinsi di Pulau Jawa dan Sumatera. Di sela-sela peringatan Hari Kemerdekaan, di halaman kantor gubernur Sulut, Kepala BPS Sulut Dr Ateng Hartono, menyerahkan penghargaan kepada Gubernur Olly.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut Dr Ateng Hartono merasa bangga karena capaian response rate mampu mengalahkan sebagian besar provinsi di Jawa, Sumatera dan lainnya. “Tingginya partisipasi masyarakat Sulut terhadap SP Online yaitu sekitar 32 persen dari total penduduk,” ungkapnya.

Dalam menghadapi dampak akibat pandemi Covid-19, Sulut mendapat perhatian dari Kementerian Keuangan dengan mengalokasikan dana sebesar Rp1 triliun untuk Bank SulutGo. Sulut di bawah pemerintahan Gubernur Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw cukup beruntung pasalnya, tidak semua bank mendapatkan kucuran dana tersebut. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengalokasikan dana sebesar Rp11,5 triliun untuk tujuh Bank Pembangunan Daerah (BPD), salah satunya Bank SulutGo.
Dana tersebut akan disalurkan kepada sektor-sektor usaha yang produktif supaya upaya pemulihan ekonomi berjalan lancar.
Oleh Gubernur Olly, dana tersebut diserahkan ke Direktur Utama PT Bank SulutGo, Jeffry Dendeng, disaksikan seluruh peserta upacara.

Dalam rangkaian kegiatan usai pengibaran bendera merah putih, Gubernur Olly menunjukkan kepeduliannya terhadap para Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI), yang telah berjasa kepada bangsa dan negara. Menurutnya, kemerdekaan yang rakyat Indonesia rasakan saat ini, merupakan kemerdekaan yang diperoleh melalui keringat, darah, dan air mata, bahkan nyawa para pahlawan serta veteran pejuang kemerdekaan.
Gubernur Sulut Olly Dondokambey pun menunjukkan penghormatan kepada seluruh veteran yang telah berjuang merebut kemerdekaan.
Pemprov Sulut melalui Biro Kesejahteraan Rakyat memberikan bantuan dana kepada anggota LVRI sebesar Rp300 juta dengan rincian Rp500 ribu per orang untuk 600 anggota LVRI Sulut. Dana ini akan ditransfer langsung ke rekening setiap veteran.

Penyerahan bantuan bagi LVRI Sulut oleh Gubernur Olly Dondokambey.(Foto: ist)
Penyerahan bantuan bagi LVRI Sulut oleh Gubernur Olly Dondokambey.(Foto: ist)

Usai upacara pengibaran bendera merah putih memperingati HUT ke-75 Kemerdekaan RI, Gubernur Olly secara simbolis menyerahkan bantuan tersebut kepada Ketua LVRI Sulut Kolonel (Purn) Boyke Kambey, di lapangan kantor Gubernur. “Tanpa dukungan para veteran yang telah berjuang merebut kemerdekaan, kita bukanlah apa-apa. Jangan pernah melupakan jasa-jasa para pahlawan,” ucapnya dalam penyerahan bantuan yang turut dihadiri jajaran Forkopimda, Ketua TP PKK Sulut Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan, Wakil Gubernur Steven O.E. Kandouw, Wakil Ketua TP PKK yang juga Karo Kesra Kartika Devi Kandouw-Tanos dan Sekprov Edwin Silangen.

Wagub Steven Kandouw saat mengikuti acara pemberian remisi yang digelar secara virtual disaksikan Kemenkumham Yasonna Laoly.(Foto; ist)

Selanjutnya, digelar pemberian remisi bagi para napi yang berhak mendapatkannya. Wagub Sulut Drs Steven OE Kandouw menyerahkan SK pemberian remisi kepada dua perwakilan warga binaan Lapas yaitu Charlos Lumanauw Bin Ayurin Lalu dan Mervil Tampi Bin Jeni Tampi, Senin 17 Agustus 2020.
Penyerahan yang disaksikan secara virtual oleh Menkumham Republik Indonesia Yasonna Laoly,
dilaksanakan di rudis gubernur, di Bumi Beringin.

Wagub Sulut Drs Steven OE Kandouw menyerahkan remisi HUT ke-75 Kemerdekaan RI di Rumah Dinas Gubernuran Bumi Beringin, Senin 17 Agustus 2020.(Foto: hbm)
Wagub Sulut Drs Steven OE Kandouw menyerahkan remisi HUT ke-75 Kemerdekaan RI di Rumah Dinas Gubernuran Bumi Beringin, Senin 17 Agustus 2020.(Foto: hbm)

Terdapat sebanyak 1.407 narapidana di Lapas yang mendapatkan remisi umum HUT ke-75 RI.
Wagub Steven mengapresiasi pemberian remisi bertepatan dengan HUT RI. “Ini suatu hal yang menurut hemat saya, ritual yang bagus sekali. Di momentum proklamasi, anak-anak bangsa yang melakukan kesalahan diberikan remisi oleh Menkumham dalam satu momentum yang memberi nilai lebih tidak hanya bagi saudara-saudara kita itu tapi untuk kita semua,” katanya.

Di Sulut berdasarkan data dari Kakanwil Kemenkumham Sulut, Lumaksono, narapidana yang menerima remisi berjumlah 1.407 orang dengan rincian, remisi satu bulan berjumlah 281 orang, remisi dua bulan berjumlah 189 orang, remisi tiga bulan berjumlah 385 orang, remisi empat bulan berjumlah 304 orang, remisi lima bulan berjumlah 211 orang dan remisi enam bulan berjumlah 26 orang. Sementara untuk kategori RU berjumlah 5 orang dan remisi umum berjumlah 15 orang.

Menurut Wagub, kegiatan ini sebagai bukti kehadiran negara bagi semua lapisan masyarakat di Indonesia. “Bahwa negara itu hadir pada siapa saja, bukan hanya bagi kita-kita tapi juga untuk saudara kita yang melaksanakan rehabilitasi,” ujarnya.(adv)

About Peggy Sampouw

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *