Print This Post Print This Post
Home / Berita Pilihan / Elektabilitas CEP Sudah Teruji

Elektabilitas CEP Sudah Teruji

Castro Nilai Sudah Saatnya Golkar Sulut Rombak Kabinet                      

calvin castroMANADO.swarakawanua.com – Pesta demokrasi yang siap dihelat tahun depan secara serentak, kembali membuat partai politik berlambang pohon beringin menjadi sorotan di tanah Nyiur Melambai. Apalagi, ada enam Kabupaten/Kota di Sulut yang bakal menyelenggarakan pesta demokrasi tersebut.

Dari pengamatan politik Calvin Castro, partai Golkar pasti akan meraih kemenangan tahun depan. Hanya saja, menurut lelaki muda yang kritis dan inovatif itu, perlu ada perombakan kabinet di posisi kepemimpinan Golkar Sulut.

Dan figur Christiany Eugenia Paruntu (CEP), dipandang Castro sangat layak untuk mengisi kursi Ketua Golkar Sulut menggantikan posisi Stefanus Vreeke Runtu (SVR).

“Ini bukan persoalan senang atau tidak senang dengan kepemimpinan SVR. Namun, mencermati lebih ke dalam dari internal partai Golkar sendiri, sosok pemimpin baru memang sekarang yang sangat dibutuhkan dan menjadi hal yang mendesak. Sebab, sudah saatnya pengkaderan kepemimpinan dilakukan tanpa harus menunggu masa kepemimpinan lama berakhir,” tanggapnya.

Lebih lanjut, Castro menilai pengkotak-kotakan internal kuning di Sulut, hingga kini belum dapat diatasi dengan baik oleh pemimpin sekarang. Sebab, langkah politis dari seorang pemimpin sekarang lebih terkesan individual. Sementara itu, Golkar Sulut memerlukan leader yang berperan sebagai pemersatu dan tidak individual.

Dari sudut pandang inilah, Castro melihat sosok CEP pantas untuk memegang kendali Golkar Sulut. Ditambah lagi, dari lima belas DPD II Golkar Sulut, CEP mampu merangkul sepuluh Ketua DPD II Golkar Sulut, untuk bersama-sama menemui Ketua Umum Setya Novanto, bersilaturahmi sekaligus memperbincangkan strategi ke depan dalam menghadapi Pilkada 2018 di Sulut.

“Memang ada banyak kader-kader berbakat dan handal di Golkar Sulut. Tapi yang paling menonjol saat ini adalah CEP. Dan tentu saja, pengalaman serta sepak terjang dari srikandi Minsel ini sudah teruji. Sehingga, jika ke depan Golkar Sulut memilih CEP sebagai pemimpin sebelum Pilkada 2018 digelar, maka bisa dipastikan kuning siap meraih kemenangan,” ungkap Castro.

Lebih dari itu, Castro juga yakin kalau CEP sangat santun dan piawai dalam bermain politik. Sehingga, isu-isu yang beredar bahwa CEP hendak mengkudeta posisi SVR dengan mengabaikan aturan kepartaian, tidak dipercayainya begitu saja.

“CEP bukan tipe pemain politik yang senang mengambil langkah ke luar dari rel, kalau saja nantinya beliau dipercayakan menjadi pemimpin Golkar Sulut menggantikan SVR, itu pasti sesuai aturan. Jadi, soal perkunjungan sepuluh DPD II tak perlu dibesar-besarkan, apalagi dipelintir untuk memporak-porandakan Golkar Sulut,” tandasnya. (oxo)

About adminKa1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *