Print This Post Print This Post
Home / Berita Pilihan / Gubernur Olly: Penambahan Frekuensi Ibadah Jadi Solusi Jemaat Bisa Beribadah di Rumah Ibadah

Gubernur Olly: Penambahan Frekuensi Ibadah Jadi Solusi Jemaat Bisa Beribadah di Rumah Ibadah

Gubernur Sulut Olly Dondokambey bersama jajaran Forkopimda meninjau kesiapan rumah ibadah, Kamis 25 Juni 2020.(Foto: ist)
Gubernur Sulut Olly Dondokambey bersama jajaran Forkopimda meninjau kesiapan rumah ibadah, Kamis 25 Juni 2020.(Foto: ist)

 

MANADO, Swarakawanua.com– Dalam memulai peribadatan umat di rumah-rumah ibadah di era new normal ini, Gubernur Sulut Olly Dondokambey meninjau kesiapan tempat ibadah. Kamis 25 Juni 2020, Gubernur Olly bersama jajaran Forkopimda menyambangi Gereja Mawar Sharon Manado.

Kedatangan Gubernur Olly ke Gereja Mawar Sharon untuk memastikan kesiapan pembukaan kembali rumah ibadah di fase new normal.
“Dari awal kan saya katakan pemerintah tidak menutup rumah ibadah tapi kita menganjurkan seluruh pengurus rumah ibadah melakukan kegiatan karena menyangkut ini, sudah mulai ada pembukaan. Karena mall sudah bisa juga orang datang, tentu rumah ibadah juga. Tetapi dibatasi dengan semua aturan sesuai protap Covid-19,” katanya.

Suasana di Gereja Mawar Sharon Manado, dalam persiapan ibadah dengan menerapkan physical distancing.(Foto; ist)
Suasana di Gereja Mawar Sharon Manado, dalam persiapan ibadah dengan menerapkan physical distancing.(Foto; ist)

IMG-20200625-WA0025-1024x682

Gubernur Olly menyebut syarat pembukaan ibadah di antaranya penerapan physical distancing dengan pembatasan jumlah jemaat yang hadir dalam setiap ibadah. Tambah dia, penambahan frekuensi ibadah bisa menjadi solusi agar jemaat tetap bisa beribadah di rumah ibadah. “Misalnya kayak gedung ini, biasa orang beribadah 700 orang, saya minta paling tinggi 100 orang saja. Supaya bisa berjalan jadi ibadahnya diperlebar. Contoh jam 6 sampe jam 7, jam 7 sampe jam 8, kan frekuensi ibadahnya ditambah, begitu juga tempat-tempat lain. Makanya saya datang cek ke sini karena saya tahu Gereja Mawar Sharon ini banyak sekali jemaatnya yang datang jadi saya datang cek langsung,” lanjutnya.

Lebih jauh, Gubernur Olly mengimbau seluruh jemaat disiplin menerapkan protokol Covid-19 dengan menggunakan masker, physical distancing dan mencuci tangan dengan sabun. “Saya sangat mengharapkan tempat-tempat ibadah itu pertama ada aktivitas. Kedua, saya kira juga tempat-tempat ibadah itu harus sesuai dengan Protokol Covid-19 yang ada sehingga tidak menjadi kluster-kluster baru dalam penyebaran virus Covid-19 ini. Yang paling penting, kalau kita beribadah harus menggunakan masker, cuci tangan, jaga jarak dan jaga kesehatan. Saya kira tidak ada masalah,” tutupnya.(hbm)

About Peggy Sampouw

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *