Print This Post Print This Post
Home / Berita Pilihan / Ibu Rita Ikut ke Bitung, Antar Suami Jual Kopra yang Sekaligus Monitor Transaksi Pembelian Kopra oleh Pabrik
Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan istri, Ir Rita Dondokambey-Tamuntuan saat berada di pabrik di Bitung, Senin 8 Juni 2020.(Foto: ist)

Ibu Rita Ikut ke Bitung, Antar Suami Jual Kopra yang Sekaligus Monitor Transaksi Pembelian Kopra oleh Pabrik

Istri Gubernur Olly Dondokambey, Ir Rita Dondokambey-Tamuntuan, turut mendampingi Gubernur yang menyetir dump truck yang mengangkut 4,12 ton kopra untuk dijual ke pabrik di Bitung, Senin 8 Juni 2020.(Foto: ist)
Istri Gubernur Olly Dondokambey, Ir Rita Dondokambey-Tamuntuan, turut mendampingi Gubernur yang menyetir dump truck yang mengangkut 4,12 ton kopra untuk dijual ke pabrik di Bitung, Senin 8 Juni 2020.(Foto: ist)

 

MANADO, Swarakawanua—Meski sudah menjadi public figure, Gubernur Sulut Olly Dondokambey ternyata masih menyukai kebiasaan layaknya rakyat pada umumnya, termasuk ikut memboyong istri tercinta untuk bersama-sama menjual hasil kopra. Begitu juga dengan istri tercinta, Ir Rita Dondokambey-Tamuntuan. Walaupun hidup dengan berkecukupan, namun tidak sungkan untuk melakukan hal-hal yang sederhana.

Seperti yang tampak Senin 8 Juni 2020, tampak Gubernur Olly membawa sendiri hasil kopra yang hendak dijual di pabrik yang berada di Bitung. Didampingi Ibu Rita di sampingnya, Gubernur Olly tampak penuh semangat menyetir dump truck bermuatan 4,12 ton kopra tersebut.

Berangkat dari kediaman pribadi di Cempaka Resort Desa Kolongan Kecamatan Kalawat, Minahasa Utara, dump truck berwarna merah itupun meluncur di jalan raya Minut-Bitung. Di tengah perjalanan, tepatnya di Wangurer, Bitung, kendaraan berhenti sejenak dan politisi nasional ini pun turun untuk mengurus surat jalan sebelum melanjutkan perjalanan sampai ke pabrik.

Kopra diturunkan dari dump truck Gubernur Sulut Olly Dondokambey di pabrikan, Bitung, Senin 8 Juni 2020.(Foto: ist)
Kopra diturunkan dari dump truck Gubernur Sulut Olly Dondokambey di pabrikan, Bitung, Senin 8 Juni 2020.(Foto: ist)

 

Yang menarik dari perjalanan ini, selain menjual kopra sendiri, Gubernur Olly ternyata ingin memantau langsung transaksi jual-beli kopra di pabrik. Kopra yang dibawa Gubernur Olly ini pun dibeli pabrik dengan harga Rp7.150 per kilogram. Selanjutnya Gubernur Olly juga berkesempatan melihat langsung proses pembelian kopra yang dilakukan pihak pabrik. “Saya kira kegiatan pagi hari ini saya langsung dari tempat fufu membawa kopra ke pabrik untuk dijual supaya kita bisa melihat secara langsung mutu kopra itu sendiri dan konsultasi dengan pabrik bagaimana meningkatkan hasil mutu kopra petani sehingga harganya juga bisa maksimal dan masyarakat mendapatkan manfaat yang lebih baik,” ungkap pemimpin rakyat Sulut ini yang saat itu mengenakan tshirt merah, celana pendek selutut dan sneaker merah.

Gubernur meminta masyarakat tidak takut menjual kopra berkualitas baik ke pabrik. “Melihat secara langsung kegiatan ini ternyata berjalan dengan baik sehingga petani di Sulut jangan takut seluruh produk kopra mereka pasti dibeli oleh Wilmar. Yang penting mutunya kita jaga terus supaya kadar airnya tambah lebih baik sehingga manfaat buat kita semua bisa kita rasakan secara langsung,” ungkapnya.

Masyarakat juga diajak untuk terua mematuhi protokol kesehatan dalam menjalankan aktivitasnya untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Sulut. “Masyarakat jangan berhenti beraktivitas ekonomi tapi syarat-syarat yang diminta pemerintah untuk melakukan standar Covid-19. Seperti hari ini pabrik ini bisa berjalan dengan baik, tapi semua menggunakan masker, semua menggunakan standar Covid-19 sesuai yang dianjurkan oleh pemerintah, sehingga pabrik ini tidak diam dan saya juga mengharapkan masyarakat juga begitu,” ujarnya.

Dikatakannya lagi, semua harus mengikuti standar kesehatan Covid-19 agar supaya kegiatan ekonomi di Sulut itu berjalan. “Karena virus Corona ini setali tiga uang dengan kegiatan ekonomi kita. Harus berjalan bersama-sama kegiatan ekonomi kita dengan langkah kita melawan Covid-19 ini. Jangan kita takut, sambil kita memproteksi diri kita,” kuncinya.(hbm)

About Peggy Sampouw

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *