Print This Post Print This Post
Home / Berita Pilihan / Jokowi Puji Kebijakan Olly Bebaskan Biaya Administrasi Sertifikat Warga Sulut

Jokowi Puji Kebijakan Olly Bebaskan Biaya Administrasi Sertifikat Warga Sulut

Presiden RI Joko Widodo saat sambutan di Graha Gubernuran Bumi Beringin, Manado, Kamis 4 Juli 2019.(foto: gyp)
Presiden RI Joko Widodo saat sambutan di Graha Gubernuran Bumi Beringin, Manado, Kamis 4 Juli 2019.(foto: gyp)

 

MANADO, Swarakawanua- Di depan warga Sulut yang memadati Graha Gubernuran Bumi Beringin, Presiden RI Joko Widodo memuji Gubernur Sulut Olly Dondokambey. Dalam sambutannya, Jokowi memuji kebijakan Gubernur Olly yang membebaskan seluruh biaya administrasi pengurusan sertifikat tanah bagi masyarakat Sulut. “Bapak dan ibu di Sulawesi Utara beruntung punya Pak Olly. Karena biaya administrasi sertifikat sudah ditanggung pemerintah daerah,” kata Jokowi, Kamis 4 Juli 2019.
Saat itu, Presiden Joko Widodo didampingi Gubernur Olly membagikan sertifikat tanah untuk sebanyak 2.000 sertifikat kepada masyarakat Sulut.
Lanjut Jokowi, program sertifikat tanah itu penting dan memiliki manfaat besar sebagai tanda bukti sah hak atas tanah. “Simpan baik-baik sertifikat tanahnya. Difotokopi, diberi plastik, disimpan di tempat yang aman karena sertifikat tanah ini adalah tanda bukti hak hukum atas tanah yang kita miliki,” ungkapnya.
Jokowi yang baru ditetapkan sebagai pemenang  Pilpres ini memberikan gambaran, jika zaman dulu hanya 500 ribu bidang tanah yang bisa disertifikat dalam setahun. Artinya, seorang masyarakat perlu waktu kira-kira 160 tahun agar tanahnya bisa disertifikat. “Siapa yang mau menunggu 160 tahun? Ayo maju sini, saya kasih sepeda gratis,” kata Jokowi bergurau.
Seluruh masyarakat agar bijak dalam menggunakan sertifikat. “Tidak masalah sertifikatnya disekolahkan tapi harus bijak, harus dipakai untuk modalnya untuk usaha, kerja atau investasi. Jangan untuk konsumtif,” ujar Jokowi.
Pembagian sertifikat tanah turut dihadiri Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Ketua TP-PKK Sulut Rita Maya Dondokambey – Tamuntuan, Wakil Gubernur Sulut Drs. Steven Kandouw, Wakil Ketua TP-PKK Sulut, dr Devi Kandouw-Tanos, Sekprov Edwin H. Silangen, Ketua DWP Sulut Ivonne B. Silangen-Lombok, Ketua BPMS GMIM Pdr. Hein Arina, Kakanwil ATR/BPN Sulut Freddy A. Kolintama dan para pejabat Pemprov Sulut.(hms/gyp)

About Peggy Sampouw

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *