Print This Post Print This Post
Home / Berita Utama / Merahkan Polres Mitra, “Moncong Putih” Dukung Polri Tindaki Oknum Pembakaran Bendera

Merahkan Polres Mitra, “Moncong Putih” Dukung Polri Tindaki Oknum Pembakaran Bendera

Aksi Damai Pengurus DPC serta PAC Kabupaten Mitra di depan Mapolres Mitra.
Aksi Damai Pengurus DPC serta PAC Kabupaten Mitra di depan Mapolres Mitra.

MITRA, Swarakawanua-Baru kali perta ma, Kepolisian Resor (Polres) Minahasa Tenggara (Mitra) berwarna merah. Ini dikarenakan Ratusan Massa yang datang nya dari pengurus DPC serta PAC PDI Perjuangan yang berlambangkan monco ng putih  mengelar aksi damai pasca pembakaran bendera PDI Perjuangan yang di lakukan tepat di depan kantor DPR RI di Jakarta beberapa hari lalu. Serta, menolak atas RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, belum lama ini.

Aksi damai sendiri di pimpin langsung Kfetua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mitra James Sumendap SH, yang merupakan juga Bupati Mitra. Bertempat di, depan Mapolres Mitra. Dalam orasinya Sumendap mengatakan, memintakan kepada Kapolres Mitra agar menyampaikan kepada Kapolri agar pembakaran bendera partai itu harus di proses, harus di hukum.

“PDI Perjuangan merupakan partai yang taat akan aturan, taat akan hukum. Partai PDI Perjuangan sendiri merupakan bagian dari Republik Indonesia, untuk kemajukan bang sa Indonesia. Kami PDI Perjuangan memiliki kepahaman yang luar biasa tentang kebang saan, PDI Perjuangan sangat menghormati, sangat menghargai pendiri bangsa baik dari golongan kebangsaan maupun golongan agama,”tegas Sumendap Senin 29 Juni 2020.

Karena itu, demi NKRI, demi tanah tercinta Indonesia. Kami meminta kepada pihak Polres Kabupaten Mitra, bisa menyampaikan aspirasi kami kepada Kapolri.

“Kami memintakan kepada Kapolres Mitra, agar segera membuat laporan ke Kapolda Sulut diteruskan ke Kapolri. Ada aspirasi di ujung Minahasa Tenggara ini di Sulawesi Utara,”pungkas Sumendap.

Iapun menegaskan, jangan pernah coba- coba ganggu partai PDI Perjuangan. Kami merupakan partai yang besar, kami merupak an pengawal bangsa.

“Saya peringatkan, jangan coba-coba ganggu PDI Perjuangan. Kami mempunyai partai yang besar, kami juga merupan pengawal bangsa Indonesi,”tutup Sumendap dengan meneriakan pekikan Merdeka…..serta disam bung seluruh pendemo.

Sementara itu, Koordinator Lapangan (Korl ap) dalam aksi damai Artly Kountur S.Sos dalam orasinya mengatakan, kami mengutuk keras atas peristiwa yang terjadi pada tanggal 24 Juni 2020 yang terjadi di depan gedung DPR RI.

“Ini merupakan tindakan tidak masuk akal, sebuah bentuk penghinaan terhad ap partai PDI Perjuangan. Sebuah bentuk pelecehan terhadap PDI Peejuangan, pan ji-panji simbol kebesaran kita. Dibakar oleh oknum-oknum yang tidak bertangg ung jawab, tidak lain oleh manusia-manusia otak Komunis,”tegas Kountur dengan penuh semangat.

Lebih tegas lagi Kountur mengatakan, PDI Perjuangan bukanlah partai Komu nis. PDI Perjuangan memiliki ideologi kita pertama yaitu Pancasila, PDI Perju angan menjunjung tinggi Pancasila seb agai sulu perjuangan bangsa kita.

“PDI Perjuangan dilahirkan secara biologis oleh sang ploklmator bangsa Indonesia Bung Karno, karena itu kami mendesak kepada pihak Kepolisian segera mengusut tuntas para oknum telah membakar bendera kita. Hukum harus di tegakan,”tutup Kountur.

Diakhir orasi, Ketua DPC Kabupaten Minahasa Tenggara James Sumendap SH menyerahkan secara langsung tuntutan dari partai PDI Perjuangan Kabupaten Mitra Kepada Kapolres Mitra AKBP Robby Rahardian SIK. (Cia)

About Charles Ruru

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *