Print This Post Print This Post
Home / Advertorial / Pandemi Covid-19, Pemprov Sulut Cetak Double Hattrick WTP

Pandemi Covid-19, Pemprov Sulut Cetak Double Hattrick WTP

Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE dan Wakil Gubernur Drs Steven Kandouw.(Foto: ist)
Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE dan Wakil Gubernur Drs Steven Kandouw.(Foto: ist)

MANADO, Swarakawanua– Pemerintahan Gubernur Olly Dondokambey SE dan Wakil Gubernur Drs Steven O.E Kandouw berhasil membawa Pemprov Sulut meraih opini tertinggi dalam pengelolaan keuangan yakni Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

Wagub Sulut Drs Steven Kandouw didampingi Sekprov Edwin Silangen SE MS menyerahkan opini yang diraih Pemprov Sulut kepada Ketua DPRD Sulut.(Foto: hbm)
Wagub Sulut Drs Steven Kandouw didampingi Sekprov Edwin Silangen SE MS menyerahkan opini yang diraih Pemprov Sulut kepada Ketua DPRD Sulut.(Foto: hbm)

Di tengah pandemi Covid-19, penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Pemprov Sulut dilakukan Kepala Perwakilan BPK RI Sulut Karyadi kepada Wakil Gubernur Steven O.E. Kandouw disaksikan Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw dan Sekprov Edwin Silangen, di ruang rapat paripurna kantor DPRD Sulut, Senin 11 Mei 2020.

Gubernur Olly Dondokambey menghadiri penyerahan opini BPK RI secara virtual.(Foto: hbm)
Gubernur Olly Dondokambey menghadiri penyerahan opini BPK RI secara virtual.(Foto: hbm)

Penyerahan LHP turut dihadiri secara virtual oleh Gubernur Olly Dondokambey dan anggota VI BPK RI, Harry Azhar Azis.

Anggota VI BPK RI, Harry Azhar Azis. secara virtual menyaksikan penyerahan opini BPK RI kepada Pemprov Sulut.(Foto: hbm)
Anggota VI BPK RI, Harry Azhar Azis. secara virtual menyaksikan penyerahan opini BPK RI kepada Pemprov Sulut.(Foto: hbm)

Gubernur Olly mengapresiasi BPK karena dapat melakukan audit dan penyerahan LHP LKPD di tengah pandemi Covid-19. “Kami sangat berterima kasih kepada jajaran BPK RI, karena di tengah-tengah pandemi Covid-19 yang melanda kita semua, jajaran BPK RI tetap optimal melakukan audit terhadap LKPD Provinsi Sulawesi Utara, memberikan masukan dan koreksi terhadap kelemahan ataupun kekurangan kami dalam menyusun LKPD, serta memberikan langkah-langkah perbaikan selama proses pemeriksaan,” katanya.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE menyampaikan sambutannya.(Foto: hbm)
Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE menyampaikan sambutannya.(Foto: hbm)

Dikatakan Gubernur, hasil yang disampaikan hari ini, akan memberi arti dan berimplikasi terhadap manajemen pengelolaan keuangan daerah Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara untuk ke depannya semakin transparan, akuntabel, efektif dan efisien.

Sebelumnya, BPK juga mengumumkan LHP LKPD tahun 2019 kepada 15 kabupaten dan kota se-Sulut lewat video teleconference di kantor BPK RI Perwakilan Sulut.

Dari 15 kabupaten dan kota di Sulut, 14 diantaranya juga sukses meraih WTP.
Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow menjadi satu-satunya yang mendapat opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP). Namun pencapaian itu jauh lebih baik dari sebelumnya karena BPK Tidak Memberikan Pendapat (TMP) atas LKPD Pemkab Bolmong tahun 2018.

Gubernur Olly meminta seluruh pemda yang berhasil meraih opini WTP dapat mempertahankannya pada tahun depan. Ia juga optimis keberhasilan Pemkab Bolmong memperbaiki laporan keuangan dari TMP ke WDP di LHP tahun 2019 dapat meningkat ke opini WTP pada LHP LKPD tahun 2020.

“Saya mengajak kita semua untuk tidak pernah puas dengan opini WTP yang telah kita raih selama ini, tetapi terus mampu menjaga apa yang telah kita raih bersama, bahkan terus terpacu untuk melakukan perbaikan-perbaikan, pembenahan-pembenahan, dan memaksimalkan pengelolaan keuangan di daerah, yang merupakan pertanggungjawaban konstitusional kita kepada negara, serta pertanggungjawaban moral kita kepada rakyat,” paparnya.

Lebih jauh, Gubernur mengajak segenap komponen pembangunan bangsa di Sulut untuk senantiasa menjaga sinergitas yang telah terbangun secara efektif sejauh ini dan tetap bekerja bersama dalam setiap pelaksanaan program dan kegiatan untuk melanjutkan pembangunan daerah dan memajukan Sulawesi Utara, termasuk dalam penanganan Covid-19.(adv)

About Peggy Sampouw

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *