Print This Post Print This Post
Home / Berita Pilihan / Pemerintah Kecamatan Ratahan Gelar Rakor Bersama, 3 Poin Jadi Diskusi Menarik

Pemerintah Kecamatan Ratahan Gelar Rakor Bersama, 3 Poin Jadi Diskusi Menarik

MITRA, Swarakawanua.com-Pemerintah Kecamatan Ratahan Timur gelar rapat koordinasi bersama instansi teknis Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, serta pihak TNI-Polri, bertempat di BPU Desa Lowu, Kamis 19 November 2020.

Kegiatan Rakoor merupakan agenda tahunan oleh Kecamatan Ratahan yang dilaksanakan setiap triwulan, dikarenakan masalah pademi Covid-19 di tahun ini sebanyak dua kali diadakan Rakoor.

Kesempatan tersebut, Camat Ratahan Novrie Raco mengatakan, rakor bertujuan dalam rangka demi memaksimalkan pelaksanaan program-program kebijakan pemerintah di tingkat atas.

“Memaksimalkan disini dalam arti, kita selalu menjalankan koordinasi dengan instansi atau lembaga di wilayah Ratahan. Terlebih khusus pihak Kepolisian dan TNI,”ujar Raco kepada sejumlah awak media.

Iapun menambahkan, yang berkembang saat ini khususnya rutas penanganan Covid-19 diarahkan untuk kita bersama-sama menjalankan ini dengan penuh rasa tanggung jawab.

“Penanganan Covid-19 ini, perlu adanya peran serta seluruh stagholder dalam menyingkapi persoalan ini. Dengan menja lankannya dengan rasa penuh tanggung jawab,”tegas Raco.

Menjadi agenda pembicaraan didalam Rakoor kali ini diantaranya, kami berharap menunggu informasi secara resmi. Iapun menjelaskan, kalau penanganan Covid-19 itukan secara langsung. Tetapi informasi secara resmi untuk diinformasikan kepada masyarakat, tujuannya agar tidak menjadi keresahan terhadap masyarakat yang ada di wilayah Ratahan.

“Menjadi menarik dalam Rakoor ini justru penggangkatan kasus-kasus anak di bawah usia 15 tahun. Sehingga selaku pemerintah Kecamatan mengeluarkan rekomendasi ke semua instansi yang ada di wilayah Kecamatan bagaimana kita mengatasi masalah ini. Terlebih khusus lagi kepada anak-anak yang dibawah umur,”pungkasnya.

Lebih lanjut Raco menjelaskan, kasus yang terjadi anak dibawah umur yaitu, konsumsi minuman keras dan keluar malam. Ada kecendrungan mereka, atau mungkin pola pengajaran sekarang cuma melalui luring, atau daring. Sehingga banyak waktu luang yang memang lepas kontrol oleh orang tua.

“Penanganan kasus tersebut biasanya kami bekerjasama pihak keamanan, dalam hal ini pihak Kepolisian. Namun kami pihak Kecamatan lebih pada komunikasi dalam hal ini kepada orang tua,”tutur Raco.

Karena itu kami mengharapkan peran dari para orang tua dalam penanganan kasus ini, kalau anak kita sudah keluar sudah larut malam agar bisa dicari.

“Meski kami juga sering mengadakan patroli memantau pelaksanaan anak di bawah umur keluar malam, namun peran orang tuapun kami merasakan sangat penting sekali,”ucapnya.

Adapun yang menjadi topik diskusi di dalam rakoor tersebut salah satunya yaitu, penanganan sampah yang ada di Kecamatan Ratahan. Dimana, aset yang diserahkan oleh Dinas DLH yaitu tempat sampah kepada masyarakat sekarang ini dalam keadaan rusak.

“Kami sudah berdiskusi bersama dengan dinas terkait tentang masalah sampah yang ada di Ratahan, serta masalah tiang peneranggan yang saat ini dalam keadaan rusak,”tutupnya. (CIA)

About Charles Ruru

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *