Print This Post Print This Post
Home / Advertorial / Rayakan 4 Tahun Kepemimpinan di Bolmong, ODSK dan Warga Berbaur

Rayakan 4 Tahun Kepemimpinan di Bolmong, ODSK dan Warga Berbaur

FB_IMG_1582722504116

 

MANADO, Swarakawanua–Empat tahun kepemimpinan Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE dan Wagub Drs Steven Kandouw turut dirayakan warga Bolmong. Bahkan ribuan umat Muslim di Kabupaten Bolaang Mongondow dari berbagai elemen penuh antusias menghadiri tasyakuran yang digelar di lapangan depan kantor Bupati Bolmong, Sabtu 22 Februari 2020.

FB_IMG_1582722512213
Sebelum dimulainya tasyakuran yang dirangkaikan dengan peringatan lsra Miraj Nabi Muhammad SAW 1441 H 2020 M dan Harla Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) ke-39 ini, semua area mulai dari pintu masuk hingga ke dalam tenda yang disiapkan panitia, penuh sesak dengan umat Muslim yang menghadiri kegiatan tersebut.

Dalam acara tampak hadir, jajaran Forkopimda, Sekprov Edwin Silangen, Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow dan para pejabat di lingkup Pemprov Sulut dan Pemkab Bolmong.

Pada kesempatan itu, Gubernur Olly mengungkapkan syukur kepada Tuhan karena bisa bertemu dengan umat Muslim Bolmong. “Tentunya kita bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, Allah SWT karena sudah menghantar kita di tempat ini,” ucap Gubernur.
Ia mengatakan, Sulut merupakan daerah yang dibangun di atas kemajemukan, dengan stabilitas keamanan yang terkendali.
“Harmonisasi kehidupan masyarakat di tengah-tengah pluralitas tengah memposisikan Sulut sebagai daerah teraman di Indonesia yang dilandasi dengan hidup rukun dan damai di tengah perbedaan,” sambungnya.

Kehadirannya di Bolmong bersama jajaran Pemprov Sulut sebagai bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. “Tugas pemerintah hadir di tengah-tengah masyarakat. Saya kira ini hal yang sangat baik bagi kita bagaimana komunikasi antara masyarakat dengan pemerintah sehingga terjalin hubungan yang baik, kalau hubungan itu baik berjalan terus seluruh pembangunan di Sulut pasti sukses,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Yasti mengapresiasi kemajuan Sulut selama 4 tahun di bawah kepemimpinan ODSK dengan jargon Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan dalam menurunkan angka kemiskinan di Sulut. “Jadi kalau angka kemiskinan disesuaikan dengan jargon itu untuk 5 tahun lagi maka bisa dipastikan tak akan ada lagi orang miskin di Sulut. Kuncinya kepemimpinan ODSK harus dilanjutkan lagi,” kata Yasti.

Pembangunan infrastruktur di Bolmong, ujar Bupati Yasti, juga selalu diperhatikan Gubernur Olly. Anggaran waduk yang sebelumnya hanya mendapat dana Rp800 milliar, kini bertambah naik drastis jadi Rp1,9 triliun. “Tak hanya itu, pertumbuhan ekonomi Sulut pun berangsur bahkan di atas rata-rata tingkat pertumbuhan ekonomi nasional yang hanya 5 persen. Jadi kalau OD-SK lanjutkan kepemimpinan 5 tahun lagi, maka panjang landasan pacu Bandara Loloda Mokoagow dari 1.800 meter bakal menjadi 3.000 meter,” tandasnya.

FB_IMG_1582722473027

Diketahui, dalam kunker ke Bolmong, Gubernur Olly memberikan sejumlah bantuan dari Pemprov Sulut bagi masyarakat Bolmong, diantaranya beras 20.020 kilogram, hibah uang Rp.750 juta untuk LPTQ, hibah uang untuk DMI Sulut, penerangan jalan tenaga surya (40 titik) senilai Rp.1 miliar, 1 unit bangunan pengolahan kelapa dan pompa air, bibit tanaman, pupuk dan berbagai bantuan lainnya.

FB_IMG_1582722669734

 

Selain itu, Gubernur Olly bersama rombongan mengikuti sejumlah agenda lainnya di Bolmong, diantaranya HUT Jemaat GMIM Betlehem Durian Wilayah Sinonsayang, peletakan batu pertama pembangunan Konsistori GMIBM Siloam Nonapan, mengunjungi Jemaat GMIBM Imanuel Nonapan, penutupan kegiatan Remaja Bermazmur GMIBM dan peletakan Batu Pertama Gereja GMIBM Nazareth Desa Ambang Dua.

Kemudian, HUT GMIBM Wilayah Bolaang ke-15, Peresmian Menara Gereja GMIBM Hermon Baturapa, acara Tulude di GMIBM Eben Heazer Labuan Uki, peletakan batu pertama Pastori GMIBM Trinitas, Inobonto dan peletakan batu pertama pembangunan Konsistori GMIBM Sion Langagon. “Sudah menjadi tanggung jawab pemerintah dalam rangka menyejahterakan masyarakat.
Saya kira hal-hal seperti ini menjadi berkat bagi kita dalam rangka melaksanakan tugas dan tanggung jawab kita dalam membangun sarana dan prasarana rumah ibadah,” katanya saat menghadiri agenda pembangunan rumah ibadah di Bolmong.
Dikatakannya, kalau masyarakat sejahtera, jemaat sejahtera pasti gereja lebih sejahtera. “Tidak setiap saat kita mendapatkan kesempatan membangun sarana prasarana rumah ibadah,” kuncinya.

Selanjutnya, pada Minggu 23 Februari 2020, Gubernur Olly memberikan bantuan hibah uang dari Pemprov Sulut untuk GMIBM senilai Rp.500 juta yang ditandai dengan penandatanganan nota hibah yang dilaksanakan di GMIBM Paulus Pusian, Kabupaten Bolaang Mongondow.
Dalam penandatanganan nota hibah, juga hadir Ketua TP PKK Sulut Ir Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan, Sekprov Edwin Silangen, Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow, jajaran Sinode GMIBM dan para pejabat di lingkup Pemprov Sulut.
Pada kesempatan itu, Gubernur Olly menegaskan komitmen Pemprov Sulut untuk selalu hadir di tengah masyarakat Sulut. “Tugas dan tanggung jawab pemerintah hadir di tengah masyarakat, bagaimana memberikan ruang gerak bagi masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan, bukan pemerintah hadir di tengah masyarakat untuk menyusahkan dan saya kira pemerintahan ODSK selama empat tahun, kami menjalankan pemerintahan dengan visi misi kami sudah kami laksanakan dengan baik,” katanya.
Gubernur menyebut, sejumlah pembangunan infrastruktur yang dikerjakan di Bolmong sebagai salah satu bukti komitmen tersebut.
“Pembangunan infrastruktur kita sudah selesaikan, di bidang kesehatan kita juga sudah membangun pusat kesehatan di daerah Bolmong Raya di Kota Kotamobagu, sudah ada rumah sakit. Ini suatu hal yang sangat baik. Itu tugas pemerintah harus menjalankan agar supaya masyarakat betul merasa terlayani,” sambungnya.

FB_IMG_1582722076686
Selanjutnya, melalui sinergitas Pemprov Sulut dengan pemerintah kabupaten dan kota maka pembangunan Sulut semakin maju dan sejahtera. Di bidang ekonomi secara merata pertumbuhan ekonomi baik di Sulut di atas rata-rata nasional. “Dan saya kira ini tidak gampang menurunkan dua digit dalam kemiskinan. Menurunkan kemiskinan dua digit tidak sesederhana itu, tapi puji Tuhan karena dukungan masyarakat mau merubah dan pemerintah memberikan fasilitas sehingga hal ini bisa terwujud dalam empat tahun ini. Dan sekali lagi itulah yang menjadi harapan kita ke depan, dukungan Pemkab Bolmong selama ini, masyarakat Bolmong, dan tokoh-tokoh agama gereja semua bekerjasama dengan pemerintah. Saya kira semua akan berhasil karena banyak hal yang bisa kita kakukan bersama apabila kita semua sudah berdamai dengan Tuhan, berdamai dengan diri kita, berdamai dengan sesama dan berdamai dengan alam sekitar,” tutupnya.(adv)

About Peggy Sampouw

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *