Print This Post Print This Post
Home / Berita Utama / Salah Satu Anggota DPRD Mitra Jadi Tersangka, DM : Kepolisian Harus Ada Ijin Gubernur

Salah Satu Anggota DPRD Mitra Jadi Tersangka, DM : Kepolisian Harus Ada Ijin Gubernur

MITRA, Swarakawanua.com-Tak terima di jadikan tersangka oleh Polres Minahasa Tenggara (Mitra), DM alias Dek yang merupakan salah satu anggota DPRD Mitra mempertanyakan dasar hukum sampai dirinya di tetapkan sebagai tersangka.

Sebagai anggota DPRD mempunyai hak untuk melakukan pembelaan, ini berkaitan dengan kegiatan yang di lingkar tambang X peninggalan PT Newmont Minahasa Raya yang sekarang ini sudah Kebun Raya Megawati Soekarno Putri.

“Saya sebagai anggota dewan punyak hak untuk melakukan pembelaan, meski saat ini masih dilakukan pemeriksaan tetapi terbatas. Namun saya sudah dijadikan tersangka itu sudah tidak benar,”ujar DM beberapa Minggu yang lalu kepada Swarakawanua.com.

DM pun menggungkapkan, kami warga Kabupaten Mitra, apa lagi bagi warga lokal Ratatotok sudah banyak mengetahui kegiatan yang dilakukan para penambang tradisional baik itu para masyarakat lokal Ratatotok bahkan di luar Kabupaten Mitra.

“Sampai hari ini menurut penglihatan saya, banyak warga yang masih melakukan aktifitas di tambang. Bahkan ribuan orang yang ada di lokasi tersebut,” pungkasnya.

Iapun mempertanyakan, kenapa hanya kami sendiri sebagai anggota Dewan, sebagai tokoh masyarakat dijadikan tersangka berdasarkan laporan Polisi nomor 04 tahun 2020.

“Saya selaku anggota Dewan sungguh sangat menyesal, apa pula saya sudah ditetapkan sebagai tersangka. Namun Saya punya hak sebagai anggota Dewan, paling setidaknya pihak kepolisian ada pegangan. Minimal harus mempunyai ijin Gubernur untuk melakukan pemeriksaan terhadap saya,”tegasnya.

Maka dengan itu DM sendiri mengambil langkah memakai pengacara. Seraya menjelasakan, kalau dirinya sudah ke tiga kali mendapat surat panggilan, apa lagi sudah di tetapkan tersangka namun tidak ada surat ijin dari Gubernur sebagai pegangan dari kepolisian.

“Saya sebagai anggota dewan Mitra sangat sayangkan aktivitas tambang tradisional Ratatotok sampai saat ini, ada ribuan orang mengaduh nasip disana. Mungkin ada sekitaran 10 ribu orang yang ada, baik itu masyarakat lokal Mitra, mau pun masyarakat lokal Ratatotok. Bahkan satu Sulawesi Utara ada beraktifitas disana, baik di dalam kebun raya maupun di luar kebun raya,”beber DM.

Iapun menambahkan, selaku Anggota Dewan sungguh sangat prihatin adanya perusahaan yang mempunyai ijin, yang notabennya didalamnya ada Perusahaan PT SEJ. Hal seperti inilah seharusnya, selaku Pemerintah di tuntut harus serius melakukan pemeriksaan terhadap SEJ.

“Meski ini kewenangan Provinsi, ataupun sekarang kewenangan Pusat. Tapi saya berharap, khususnya kepada Komisi II melakukan peninjauan lokasi. Karena, saya kwatirkan pemerintah hanya mem berikan tekanan kepada penambang tradisional tapi perusahan-perusahan yang mempunyai ijin. Menurut saya, dan dari penglihatan saya. Kurang ada perhatian terhadap perusahaan tambang katanya punya ijin, tetapi dari penglihatan saya, mereka itu sudah melakukan pertambangan tidak sesuai dengan aturan yang ada,” tutupnya.

Sementara itu, disaat diklarifikasi Swarakawanua.com pada Minggu 13 September 2020 kepada Kapolres Mitra AKBP Robby Rahadian S.I.K lewat Kasat Reskrim Iptu Muhammad Hasbi S.I.K membenarkan, kalau DM sendiri telah sudah dijadikan tersangka berdasarkan LP/04/V/ 2020/Sulut/ Resmitra tanggal 29 Mei 2020.

“Berdasarkan alat bukti yang ada, beberapa orang yang telah Kami tetapkan sebagai Tersangka berdasarkan laporan yang ada, salah satunya DM. Penetapan tersangka sudah berdasarkan alat bukti yang sah,”tutur Kasat.

Lebih lanjut Kasat menjelaskan, adanya pengecualian dari ketentuan harus mendapatkan persetujuan terhadap tindak pidana khusus menurut UU RI Nomor 17 Tahun 2014 tentang DPRD. Sedangkan DM Kami terapkan pasal 158 UU RI Nomor 4 tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara dan pasal 90 ayat 1 UU RI Nomor 18 tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan berdasarkan Alat Bukti yang Sah.

“Tidak hanya DM saja pelaku penambang di Ratatotok yang telah kami jadikan tersangka, namun masih banyak lainnya sudah kami tetapkan tersangka,”tutur Kasat.(CIA)

About Charles Ruru

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *