Print This Post Print This Post
Home / Berita Utama / Warga Mitra Terpapar Berita Hoax, 3 Orang Berhasil Dimintai Keterangan

Warga Mitra Terpapar Berita Hoax, 3 Orang Berhasil Dimintai Keterangan

Polish_20200325_115830239MITRA, Swarakawanua-Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) terpapar berita Hoax, dimana Selasa 24 Maret 2020, pukul 22.00 wita. Bertempat di kelurahan Wawali, Kecamatan Ratahan. Berhasil dimengamankan 3 orang pelaku terpapar penyebaran berita Hoax.

Kronologis kejadian berawal dari, wanita M yang memposting berita Hoax lewat media sosial Facebook. Sehingga warga masyarakat menjadi panik,

Ketiga orang tersebut bernama, wanita MP Alias M (25), wanita RP alias R (27), laki-laki RP alias R (29). Disaat minta keterangan kepada Wanita M mengatakan, penyebaran berita hoax pada saat itu melihat story whatsapp dari wanita RP alias R dan lelaki bernama RP alias R yang dibuat status tersebut lewat whatsapp.

“Karena pada saat itu sudah panik dengan informasi didapati dari status whatsapp dari laki-laki R serta wanita R berinisiatif membuat postingan. Dibuatnya di HP milik saya pribadi, tampa sepengetahuan. Kedua teman saya lelaki R dan wanita R sudah memposting ke Facebook atas nama saya sendiri,”ujar M disaat berada di Polres Mitra.

Dengan isi berita Hoaxnya yaitu, Selamat malam Di Informasikan bgi qta Masyarakat Wawali, Untuk berjaga2 dan selalu berhati, kalo boleh untuk sekarang jangan dulu kluar2 rumah,, bersalaman deng orang atau mo berinteraksi dengan org2,, apalagi birman – birman for orang jalan muka kos wawali so ada satu orang Positive penyakit corona Lingkungan 1 atau 3 kalu ndak salah, sekarang ini dorang so bawah di RS Ratatotok, Dokter Ersian yang ada tangani,sebentar malam Tim Buser mo ba Razia di jalan2 Minta Tolong jaga Jarak dari orang-orang_

Sekira pukul 23.40 wita berdasarkan terkait laporan berita Hoax, Tim Buser Polres Mitra langsung dengan cepatnya menangkap dan membawa ketiga tersangka ke Kantor Polres Mitra. Guna untuk proses lanjut dan membuat Surat pernyataan Demikan yang dapat di laporkan.

“Mereka bertiga, dari pihak Polres Mitra sendiri hanya adakan membina dan membuat surat pernyataan. Bahwa tidak akan mengulangi lagi. Saya menghimbau kepada seluruh warga masyarakat, agar tidak mudah percaya dengan berita seperti saat ini. Karena ternyata disaat di intrograsi ke tiga orang tersebut, mereka hanya menyebarkan. Tetapi otak dari tulisan tersebut berada di bali,” terang Kapolre Mitra AKBP Robby Rahardian S.I.K kepada Swarakawanua.com semalam.(Cia)

About Charles Ruru

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *