2022, Gubernur Olly Hadirkan Anak-anak dari 8 Negara ASEAN di Sulut

oleh -841 Dilihat

MANADO, Swarakawanua.com— Di tahun 2022, Sulawesi Utara menjadi tuan rumah pelaksanaan Hari Anak Sedunia (HAS) Tahun 2022. Kesempatan langka yang kemungkinan akan terulang lagi pada 30 tahun yang akan datang.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) RI, Bintang Puspayoga, mengungkapkan apresiasinya kepada Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven OE Kandouw atas kesiapan sebagai tuan rumah event internasional tersebut. “Pada hari ini sangat bergembira bagi kita semuanya dan kami atas nama Kementerian P3A menyampaikan terima kasih setulus-tulusnya kepada Gubernur dan jajaran yang sudah men-support kami dalam penyelenggaraan Hari Anak Internasional yang dirangkaikan dengan kita (Indonesia) sebagai tuan rumah ASEAN Children Forum ke-7. Hari ini sangat special di hari ulang tahun Bapak Gubernur tidak hanya dirayakan dengan anak-anak yang ada di Provinsi Sulawesi Utara saja tapi juga dirayakan oleh anak-anak di seluruh Indonesia dan lebih spesial lagi hadir secara daring dari 10 negara ASEAN, 8 negara yang hadir secara luring pada hari ini di Kota Manado Provinsi Sulawesi Utara,” jelasnya.

Acara Puncak HAS Tahun 2022 digelar dengan tema ‘Building Digital Relience For ASEAN Children’. Kepada Sulawesi Utara sebagai tuan rumah, Menteri P3A sangat berterimakasih. “Pada kesempatan ini, dalam rangkaian Hari Anak Sedunia 2022, kami mengucapkan terima kasih atas fasilitasi yang dilakukan tidak hanya Pemprov Sulut, tapi juga Walikota Manado dan Walikota Tomohon. Kami sampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya. Mudah-mudahan sinergi kolaborasi kita tidak hanya dalam rangkaian Hari Anak ini karena sejatinya pemenuhan hak anak adalah tanggung jawab kita bersama,” ungkapnya sembari menambahkan bahwa pihaknya  siap menunggu kerja-kerja sinergi kolaborasi dari Pemprov Sulut dalam memberikan perlindungan kepada anak serta pemberdayaan kepada perempuan-perempuan yang ada di Sulut.

Dikatakan Menteri Bintang Puspayoga, investasi paling berharga dari suatu Negara bukanlah tambang, minyak atau gas bumi. Menteri dengan nama lengkap I Gusti Ayu Bintang Darmawati ini menjelaskan, investasi yang paling berharga bagi suatu negara adalah sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas. “Anak-anak kita ini adalah pemegang tongkat estafet bangsa ke depan. Makanya pemenuhan hak mereka, baik hak untuk hidup, hak untuk tumbuh dan berkembang, dan hak untuk mendapatkan perlindungan dan hak partisipasi adalah tanggung jawab kita bersama,” jelas Menteri Bintang Puspayoga.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE juga berterimakasih atas kepercayaan Menteri P3A menjadikan Sulut sebagai tuan rumah. Apalagi bertepatan dengan hari ulang tahun ke-61 Gubernur Olly. “Saya sangat berterima kasih karena Provinsi Sulut menjadi tempat penyelenggaraan acara ini. Semua para tamu undangan yang hadir bisa menikmati keindahan Provinsi Sulut dan saya sangat berharap untuk datang kembali berkunjung ke Sulut. Atas nama Pemerintah Provinsi dan masyarakat Sulut, kami mengucapkan selamat datang ke Sulut,” ucap Gubernur Olly yang kemudian didaulat untuk menerima kue dan meniup lilin HUT di atasnya yang diserahkan oleh perwakilan anak-anak didampingi Menteri P3A. Sementara Gubernur Olly saat itu turut didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulut Ir Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan, dan Kadis P3A Daerah Provinsi Sulut dr Kartika Devi Kandouw-Tanos MARS.

Tampak hadir juga dalam kegiatan tersebut para tamu dan undangan di antaranya, Wakil Gubernur Sulut Drs Steven O.E Kandouw, Ketua DPRD Sulut Fransiskus Andi Silangen, Walikota Manado Andrei Angouw.

Selanjutnya Menteri P3A dan jajaran melakukan kunjungan ke salah satu shelter anak korban traficking. Sementara anak-anak Forum Anak Daerah (FAD) seluruh Indonesia mengikuti agenda Manado City Tour di Malalayang Beach Walk (MBW) Manado, kemudian dilanjutkan dengan Culture Night ASEAN Children Forum.

 

Pada hari kedua, para peserta menjalani agenda Field Trip ke Kota Tomohon. Sejumlah kegiatan juga dilaksanakan di Kota Tomohon dengan lokusnya di Danau Linow, termasuk rapat koordinasi Menteri P3A dan jajarannya.

Puncaknya, pada hari Minggu tanggal 20 November 2022, yang digelar di area Pohon Kasih di kawasan Megamas. “Di dalam hari puncak juga ada bantuan-bantuan dari Kementerian P3A untuk 15 kabupaten kota yang ada di Sulut sebagai apresiasi mereka karena kita sudah menjadi tuan rumah peringatan Hari Anak Sedunia 2022,” ungkap dr Devi. (adv)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.