oleh -557 Dilihat
Wagub Sulut Drs Steven Kandouw membuka Musda KNPI Sulut yang dilaksanakan di Hotel Mercure, Minahasa.(Foto: hbm)
Wagub Sulut Drs Steven Kandouw membuka Musda XIV KNPI Sulut yang dilaksanakan di Hotel Mercure, Minahasa.(Foto: hbm)

 

MINAHASA, Swarakawanua–Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) diajak untuk bersinergi dengan pemerintah. Hal ini dikatakan Wagub Sulut Drs Steven Kandouw saat membuka pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XIV KNPI Sulut, di Hotel Mercure Minahasa, Rabu 27 November 2019. “Saya berharap KNPI akan jadi tandem pemerintah untuk bersinergi mengisi pembangunan,” katanya.
Dalam Musda yang mengangkat tema ‘Satu Nafas Pemuda Hebat, turut hadir Sekprov Sulut Edwin Silangen, Wakil Bupati Minahasa Robby Dondokambey, Sekjen DPP KNPI Adoin Djauharudin, Bendahara Umum DPP KNPI Tweddy Ginting, Ketua panitia Musda KNPI XIV Lexi Mantiri dan OKP dari berbagai daerah di Sulut.
Wagub menuturkan ada banyak pekerjaan dan tantangan yang dihadapi pemuda saat ini yaitu ancaman radikalisme, fundamentalisme dan terorisme. Selain itu, ancaman yang perlu diantisipasi adalah ekonomi global.
“Penurunan ekonomi global menjadi ancaman kita. Oleh karena itu pemuda harus berpartisipasi. Saya juga tantang pemuda untuk lawan kemiskinan, fundamentalisme dan radikalisme,” ujarnya.
Wagub berharap Musda XIV KNPI dapat menghasilkan pemimpin yang bijak. Dia juga optimis KNPI akan memberikan kontribusi bukan hanya dari sisi formal saja tetapi juga informal. “Awali dengan yang baik sehingga KNPI dapat menghasilkan pemimpin pemuda yang bijak yang tahu membaca arah arus air. Karena orang yang pandai adalah orang yang mampu menyikapi persoalan,” bebernya.
Sebelumnya, Ketua Umum DPP KNPI Noer Fajrieansyah mengapresiasi kontribusi pemuda Sulut dalam pembangunan. Menurut Noer, apa yang ditorehkan para pemuda Sulut tidak lepas dari peran KNPI, dimana dalam komposisi kepengurusan terdapat Rio Dondokambey yang tidak lain merupakan putra sulung Gubernur Sulut Olly Dondokambey. “Walaupun anaknya pejabat kepala daerah tetapi Rio mau berkorban meluangkan waktu, mengabdikan diri dan mengembangkan waktunya untuk membesarkan organisasi pemuda yang ada di Sulawesi Utara. Sebab, tidak semua putra pejabat atau kepala daerah mau berkeringat menjadi tokoh dalam sebuah organisasi,” ungkap Noer.
Noer juga berharap kolaborasi KNPI bersama Pemprov Sulut dapat membangun Sulut lebih produktif dalam program pembangunan di tingkat daerah dan pusat. “KNPI Sulut harus fokus pada pengembangan kaderisasi. Harus ada yang mewakili di iven nasional maupun internasional, seperti olimpiade keilmuan dan lainnya,” bebernya.
Sementara itu, caretaker Sekretaris KNPI Sulut, Rio Dondokambey optimis KNPI dapat menampung aspirasi pemuda, yang mampu berkreasi dan menyongsong masa depan dengan mengembangkan potensi yang ada. “Program yang ingin saya perjuangkan adalah bagaimana pemuda dapat berkreasi dan bersinergi dengan program Pak Jokowi,” ucap Rio.
Di sisi lain, caretaker Ketua KNPI Almanzo Bonara, menjelaskan selama Musda telah membuka pendaftaran kandidat calon ketua KNPI, yang dibuka kepada semua komponen pemuda yang ada di Sulut. “Sampai saat ini ada 100 OKP yang sudah mendaftar,” katanya.(hbm/gyp)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.