Agen46 BNI Ratahan Tunjang Program Pemkab

oleh -653 Dilihat

IMG-20191202-WA0012MITRA, Swarakawanua-Agen46 merupakan produk PT Bank Negera Indonesia (BNI) cabang Ratahan Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), tunjang Program dari Pemerintah Kabupaten Mitra lewat Program Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Perwujudan kemandirian perekonomian didesa, sebagaimana sesuai yang tertuang dalam program President RI Nawacita.

Produk Agen46 BNI yang sekarang ini, sudah beberapa BUMDes yang di Kabupaten Mitra sudah menggunakan. Produk Agen46 oleh BNI sudah sangat dirasakan manfaatnya oleh warga masyarakat di Kabupaten Minahasa Tenggara, dikarenakan warga sudah tidak lagi disibukan untuk datang ke Bank melakukan transaksi. Dikarenakan, didesa warga bisa secara langsung melakukan transaksi sama halnya dengan Bank kecil.

“Bank BNI Cabang Ratahan guna menjawab program Nawacita dari President RI, mempunyai produk yang dinamakan Agen46 dalam membantu masyarakat yang berada di perdesaan. Produk tersebut masyarakat sudah tidak perlu lagi susah-susah untuk datang ke Bank, masyarakat sendiri bisa membuat transaksi pembayaran seperti layaknya Bank kecil didesa,”ujar Kepala Cabang BNI Ratahan Jesica Mende Senin 2 Desember 2019.

Jesica yang disaat didampingi Assistant Branchless Banking Handry Pontoh menjelaskan, Agen46 ini merupakan perpanjang tangan dari BNI. Dimana, dengan adanya fee dari BNI setiap transaksi yang dapat di terima oleh Agen46, bisa memberikan keuntungan kepada BUMDes.

“Agen46 merupakan kerjasama BNI dan BUMDes, menjadikan metode dan solusi demi meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di daerah yang memiliki akses terbatas ke lembaga Keuangan. Serta demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa,”pungkas Istri tercinta Endriko Sarilim.

Sementara itu Direktur BUMDes Desa Pangu Kecamatan Ratahan Timur Marvel Pandelake, mengapresiasi produk Agen46 oleh BNI Cabang Ratahan yang telah menunjang program dari Pemkab Mitra lewat BUMDes. Program tersebut, sangat membantu masyarakat yang ada di Desa.

Pemerintah lewat Undang-undang Desa mengamanatkan pemberdayaan masyarakat lewat Bumdes. Ini sebuah peluang bagi desa untuk bisa memiliki badan usaha yang bisa menunjang perekonomian desa. Kedepannya jika Bumdes dikelola, maka selain pemberdayaan masyarakat, juga akan memberikan bonafit bagi desa untuk bisa lebih mandiri.

“Nah yang dibutuhkan sekarang adalah bagaimana ada satu kesepahaman visi antara Bumdes, Pemerintah Desa dan Kabupaten. Karena ini terkait hibah modal usaha untuk menunjang Bumdes,” ujar Marvel.

Untuk beberapa Bumdes di Mitra sendiri saat ini memprioritaskan untuk pengembangan Pariwisata. Ini tentunya sejalan dan terkoneksi dengan program pemerintah. Tinggal kemudian bagaimana Bumdes bisa berkreasi dan berinovasi. Memgakomodir potensi di desa masing-masing.

“Belajar dari beberapa Bumdes di daerah lain yang kini sukses dengan bonafit yang miliaran rupiah dan bisa mengangkat citra Desa, “tandas Marvel.(Cia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.