Print This Post Print This Post
Home / Berita Utama / Ahmad Sudir Tewas Dibantai Ratusan Orang, Ketua GMBI Wilter Sulut Kecam Kematian Saudaranya

Ahmad Sudir Tewas Dibantai Ratusan Orang, Ketua GMBI Wilter Sulut Kecam Kematian Saudaranya

Minut, Swarakawanua.com – Pembantaian sekelompok ormas terjadi kepada LSM GMBI di Karawang, Jawa Barat, Rabu 24 November 2021.

Aksi anarkis dan tak berprikemanusiaan itu mengakibatkan salah satu anggota GMBI Karawang Ahmad Sudir harus kehilangan nyawa.

Dari sejumlah video yang telah beredar luas di dunia maya, nampak senjata tajam, bambu, besi, berada ditangan kelompok massa itu.

Pembantaian itu mendapat kecaman dari Ketua GMBI Wilter Sulawesi Utara (Sulut) Howard Hendriek Marius.

“Saya mewakili GMBI Wilter Sulut tentunya merasakan duka yang mendalam atas kepergian saudara kami Ahmad Sudir anggota GMBI Karawang,” ujarnya.

Menurutnya pembantaian yang terjadi dinilai ada indikasi keterlambatan dari pihak Polres Karawang dalam mengantisipasi atau mendeteksi dini potensi gangguan keamanan.

“Seharusnya pihak Polres Karawang dapat mencegah pembantaian tersebut apabila sejak awal pihaknya mampu mengantisipasi, dan melakukan deteksi dini potensi gangguan keamanan sehingga pembantaian itu tidak terjadi,” ungkap Howard.

Marius menilai, peristiwa tersebut bukan secara spontan melihat dari serangkaian kejadian.

“Tiga anggota GMBI Karawang hendak ke ATM untuk membeli makanan, namun ditengah perjalanan mereka diserang ratusan orang secara membabi buta yang diduga oleh ormas GMPI, Kompak, NKRI, dan LMP, hingga salah satu anggota harus kehilangan nyawa,” jelas Howard.

Melihat hal itu, Howard menilai massa yang membantai anggota GMBI telah mempersiapkan diri dengan menggunakan senjata tajam yang jelas-jelas melanggar UU Darurat No. 12 Tahun 1951.

Ditambahkan Howard, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kapolres Karawang lewat pesan Whatshapp dan langsung direspon.

“Pak Kapolres Karawang AKBP Aldi Subartono turut berduka cita. Dan di pesan whatshapp beliau mengatakan, pihaknya sudah tangkap beberapa pelaku, dan saat ini sedang dalam pengembangan. Siapa pun yang terbukti akan diproses hukum yang berlaku, hukum tidak pandang bulu,” tutup Howard saat membacakan pesan whatshapp dari Kapolres. (MJS)

About Mario Sumilat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *