BSG Dan OJK Gelar Media Gathering Bersama Pers, Pepah Ingatkan Masyarakat Menggunakan Jasa Inklusi Keuangan Secara Benar

oleh -480 Dilihat

Manado,Swarakawanua.com-Bank SulutGo (BSG) bersama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Suluttenggo-Malut menggelar Media Gathering bersama dengan insan pers. Kegiatan dilaksanakan di Luwansa Hotel Manado, Senin (17/10/2022).

Tema yang diangkat yaitu “Inklusi Keuangan Meningkat, Perekonomian Semakin Kuat”. Direktur Utama Bank SulutGo dan Gorontalo Revino M Pepah mengatakan kegiatan ini dilaksanakan agar dapat menyampaikan kepada masyarakat terkait inklusi keuangan, melalui media gathering bersama dengan insan pers. Sekaligus untuk memperkenalkan kepada teman-teman media/jurnalis pada bulan (5/22) Winter Marbun baru saja menjabat sebagai Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Suluttenggo-Malut.

“Perlu kita ketahui bersama ojk adalah salah satu lembaga yang ada di republik indonesia, dimana seluruh jasa keuangan di awasi dan di atur regulasinya melalui ojk,” ujar Pepah.

Adapun Pepah menjelaskan OJK bukan hanya mengawasi perbankan, tetapi meliputi seluruh pelaku industri keuangan. Bulan Inklusi Keuangan (BIK) dilaksanakan seluruh pelaku industri yakni asuransi, dana pensiun, finance, perbankan, lembaga pembiayaan, dan pasar modal.

“Semua itu masuk dalam ranah pengawasan dan pengaturan oleh ojk,” terang Pepah.

Dalam pemaparannya, Ia mengatakan kegiatan ini untuk melaksanakan Bulan Inklusi Keuangan (BIK) tahun 2022.

“Ini untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat agar menggunakan jasa inklusi keuangan secara benar, karena industri keuangan punya banyak macam produk, ada yang resmi dan tidak, seperti pinjol ada yang berijin ada juga yang ilegal,” ucapnya.

Pepah menambahkan ketika masyarakat menggunakan suatu produk dari industri keuangan yang tidak di legalkan, maka akan berakibat fatal.

“Seperti yang kita ketahui ada investasi bodong dan sebagainya. Ini agar masyarakat memahami cara menggunakan produk-produk dari industri jasa keuangan secara baik dan benar, termasuk juga Bank SulutGo adalah salah satu institusi perusahan yang ada di dalam industri jasa keuangan di sulut dan gorontalo di awasi oleh ojk,” tutur Pepah.

Menurut Pepah inklusi keuangan ini sangatlah penting karena pelaku industri dapat melaksanakan kegiatan yang kondusif.

“Paling penting ketika industri jasa keuangan yang ada di sulut dan gorontalo di atur dengan baik, maka kita bisa melakukan aktivitas keuangan dengan berbisnis, ditopang oleh industri yang baik. Dimana kita ketahui 2 tahun terakhir ini di hadapkan dengan pandemi covid-19 sehingga lingkungan pelaku bisnis industri jasa keuangan membuat kita tidak nyaman, tetapi perbankan masih bisa tumbuh walaupun dalam situasi yang tidak baik,” ucapnya.

Pepah berharap kedepannya literasi dan inklusi keuangan tetap dijalankan. “Jika terus-menerus industri membaik, walaupun negara-negara maju akan mengalami kesulitan, tapi indonesia “tidak akan sesulit itu”. Tentunya dengan industri yang perlu kita jaga,” katanya

Lebih lanjut Pepah mengatakan melalui media gathering ini produk-produk industri dapat disampaikan, agar masyarakat tidak melayani pinjol atau investasi ilegal.

“Jika tahun 2023 terjadi resesi, tentunya kita salah satu jasa keuangan yang ada di sulut dan gorontalo perlu mendorong inklusi keuangan, sehingga masyarakat betul-betul mengetahui bagaiman mengkonsumsi produk-produk keuangan secara baik dan benar,” pungkas Pepah.

Hadir dalam kegiatan ini Direktur Utama Bank SulutGo-Gorontalo Revino M Pepah bersama jajaran, dan Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Suluttenggo-Malut Winter Marbun. (Fei)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.