Demi Keselamatan Warga Mitra, James Sumendap Resmikan RST Serta TPK Covid-19

oleh -228 Dilihat

MITRA, Swarakawanua.com– Demi keselama tan dari warga masyarakat di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Bupati James Sumendap SH meresmikan Rumah singgah Terpusat (RST), serta Tempat Penguburan Khusus (TPK) Covid-19. Bertempat di, desa Lakban, Kecamatan Ratatotok serta di Kelurahan Wawali, Kecamatan Ratahan, pada Rabu 25 Agustus 2021.

Dalam sambutan yang dibawahkan langsung oleh Bupati Mitra James Sumendap SH mengatakan, meski disaat ini Kabupaten Mitra sudah diposisi sedang (kategori orange). Sebab itu, sesuai petunjuk pak President lewat Kementerian dalam Negeri, Menteri Kesehatan berkoodinasi dengan pak Gubernur Provinsi Sulut. Pemkab Mitra sudah menyiapkan Rumah Singgah Terpusat di Mess Lakban, Kecamatan Ratatotok.

“Jadi, bagi seluruh warga masyarakat Mitra, rumah singgah terpusat tidak berlaku surut. Artinya, kalau mereka positif hari ini, akan berlaku hari ini. Bagi ke 56 orang yang saat ini sedang di isolasi dengan baik-baik, tetapi kalau tidak tertib. Saya akan menyuruh pihak Kepolisian atau TNI untuk membawah ke rumah singgah terpusat,” ujar Sumendap.

Dikatakan lelaki yang dikenal tegas, namun hatinya tulus tersebut menambahkan, pada hari ini. Forkopimda Kepolisian, Kejari, TNI sudah sepakat, jika ada anggotanya yang beralamatkan disini dan terkonfirmasi Positif Covid-19. Nantinya, akan di isolasi di Rumah Singgah Terpusat.

“Buat seluruh jajaran Pemkab Mitra, dari Aparatur Sipil Negara (ASN), THL, perangkat desa serta Kelurahan wajib di isolasi disini. Bagi warga masyarakat, jangan coba-coab tidak patuh yang digariskan Pemerintah Pusat. Pemerintah daerah hanya menjalankan tugas dikarena itu sudah merupakan aturan isolasi terpusat dari Pemerintah Pusat,” pungkasnya.

Begitupun dengan lahan perkuburan, dirinyapun menjelaskan, ini juga sangat penting bagi warga masyarakat Kabupaten Mitra. Kalau ada warga masyarakat yang meninggal dunia terkonfirmasi positif Covid-19, masyarakat masih berusaha tidak mengikuti Protokol Kesehatan (Prokes). Pemkab Mitra sendiri sudah menyiapkan Tempat Penguburan Khusus (TPK), yang beralamatkan, di Kelurahan Wawali, di perkebunan Tareten.

“Di TPK tersebut, kita sudah persiapkan perkuburan Muslim serta perkuburan Kristen akibat Covid-19. Apabila ada gejolak-gejolak yang terjadi di desa atau kelurahan nantinya, maka kita langsung kuburkan di perkuburan Covid-19,” tuturnya.

Di tambahkan Sumendap, karena itu buat warga masyarakat tidak usah ragu lagi. Nantinya Pemkab Mitra akan siapkan imam bagi beragama muslim, serta Pendeta bagi beragama Kristen.

“Jadi, sudah tidak ada lagi alasan, dari sisi agama dan kebudayaan. Pemkab akan menyiapkan imam dan pendeta dalam acara pemakaman,” tutup Sumendap.

Adapun yang ikut hadir dalam kesempatan tersebut yaitu, Wakil Bupati Drs. Jocke Legi, Ketua DPRD Kabupaten Mitra Marti Ole, S,Mn, Wakil Ketua DPRD Tonni H Lasut, S.ST, Polres Mitra AKBP. Dr. Rudi Hartono, S.I.K, MH, M.Si, Kejaksaan Negeri Minsel Budi Hartono, Sekertaris Daerah David H Lalandos, AP, MM, para Asisten, seluruh Kepala Dinas, Kepala Bagian, Kepala Badan, Camat se-Mitra, para Hukum Tua se-Kecamatan Ratatotok.(CIA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.