Desa Tombatu 2 Utara Gelar Rembuk Stunting, Pelleng : Berikan Pemahaman Serta Pencegahan Stunting

oleh -235 Dilihat

MITRA, Swarakawanua.com– Persoalan stunting di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) terus mendapatkan penanganan serius. Dimana, dari 9 Kecamatan dan 135 Desa di Kabupaten Mitra kesemuanya ikut mengatasi persoalan Stunting yang salah satunya dilaksanakan oleh Pemerintah Desa Tombatu 2 Utara, Kecamatan Tombatu Utara.

Berdasarkan hal tersebut, Pemerintah Desa Tombatu 2 Utara, Kecamatan Tombatu Utara, Kabupaten Mitra. Mengelar, Rembuk Stunting pencegahan dan penanganan Stunting. Bertempat di kantor Desa Tombatu 2 Utara, Senin 15 Juni 2021.

Dalam Rembuk Stunting sendiri yang dihadiri pihak dari Kecamatan Tombatu Utara, pihak Puskesmas, Pendamping Desa serta kader posyandu, aparat desa BPD dan masyarakat dengan tetap terus menepankan protokol kesehatan.

Menurut Hukum Tua Desa Tombatu 2 Utara Seisi Pelleng SE menuturkan, tentunya yang menjadi prioritas desa kami saat ini adalah tindakan pencegahan stunting

“Kegiatan yang digelar saat ini bertujuan, agar pemerintah Desa bisa menentukan ide atau gagasan dalam rangka penanganan serta pencegahan masalah stunting itu sendiri,” ungkap Pelleng.

Menurut Isteri tercinta anggota DPRD Arther Dotulong Runturambi mengatakan, Rembuk Stunting dirasakan sangat diperlukan sekali mengingat pemahaman tentang apa itu Stunting serta dampak dilingkungan sekitar kita.

“Apa yang didapatkan di Rembuk Stunting baik dari pihak Puskesmas ataupun dari pihak yang berkopeten, itu semua kita bisa implementasikan dalam lingkungan keluarga kita masing-masing. Namun juga tidak melupakan protokol kesehatan,” pungkas Pelleng.

Dijelaskan lebih lanjut wanita yang murah senyum tersebut, desa kami saat ini dalam pencegahan masalah stunting sudah cukup baik. Namun disadarinya, persoalan Stunting sangat perlu diberikan pemahaman kepada seluruh warga masyarakat.

“Persoalan stunting kita harus cegah terlebih dahulu, terutama kepada para ibu-ibu yang sedang mengandung. Dikarenakan itu kami pemerintah desa bekerjasama dengan pihak Puskesmas bersama instansi terkait, terus berupaya memberikan pemahaman kepada warga masyarakat tentang persoalan tersebut. Begitupun pemberian makanan tambahan kepada para bayi,” tuturnya.

Iapun berharap, agar apa yang menjadi program dari pemerintah Desa Tombatu 2 Utara itu mendapatkan dukungan dari seluruh stagholders dalam menciptakan kesejahteraan kita bersama.

”Dengan kita bekerjasama dalam menuntaskan setiap program pemerintah desa, maka saya yakin apa yang menjadi cita-cita kita bersama bisa dalam membangun kesejahteraan masyarakat bisa terlaksana,” tutup Pelleng. (CIA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.