Di Desa Serawet, Bupati Joune Ganda Dan Putri Indonesia Susur Sungai Mangrove Pakai Kayak

oleh -682 Dilihat

Minut, Swarakawanua.com – Hijau, bersih, udara segar dan indah. Itulah yang nampak disepanjang kanan-kiri sungai Mangrove Sarawet di Kecamatan Likupang Timur.

Sungai sepanjang hampir 3 kilometer dengan banyak lorong dan finish di Pulau kosong Napomanu ini, memang memiliki pesona tersendiri.

Demikianlah magnet potensi wisata ini berhasil menarik perhatian Bupati Kabupaten Minahasa Utara Joune Ganda.

 

Bahkan Bupati JG, membawa Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Minahasa Utara Femmy Pangkerego serta Putri Indonesia Sulut 2023 Elisha Gabriell Rosalina Lumintang untuk ikut menyaksikan lokasi wisata Desa Sarawet yang berdasarkan cerita turun-temurun merupakan desa tertua di Likupang.

Pada Sabtu, 26/02/2023, Bupati yang hobi berbagai olahraga ini, menikmati sungai mangrove menggunakan perahu kayak.

 

Ia mendayung sekitar 2 kilo meter sendiri karena perahu kayak yang dinaikinya memang didesign untuk kapasitas satu orang saja.

JG diguide langsung Ibu Camat Likupang Timur Delby Wahiu dan Ketua Harian Komunitas Likupang Raya (KLiR) Jelly K. Maramis serta beberapa personil Kelompok Nelayan setempat (KNELS) dan KPA Likupang.

Kedatangan orang nomor satu Kabupaten Minahasa Utara yang akrab disapa JG ini, bagian dari komitmennya untuk pengembangan potensi wisata berbasis masyarakat.

Salutnya, bukan hanya basa-basi datang meninjau lokasi wisata untuk dikembangkan, Bupati JG berinteraksi dengan para nelayan juga ikut merasakan susah payah mendayung yang selalu dirasakan para nelayan untuk menyambung hidupnya.

“Pemerintah sedang fokus pengembangan daerah baru yg memiliki potensi untuk daerah penyangga sehingga tentunya akan ikut mendukung realisasi KEK,” ungkap Pak JG.

Alumni Universitas Indonesia (UI) ini juga mengatakan Desa Sarawet memiliki paket lengkap mulai dari wilayah yang indah secara alami, banyak jenis kuliner, ada produk kriya bahkan adanya Bank Sampah.

“Tinggal masyarakat dan pemerintah desa harus sinergi untuk kembangkan lokasi wisata ini,” katanya.

Sementara itu, Ketua Harian KLiR Jelly K. Maramis mengapresiasi Bupati Minut yang senang blusukan untuk melihat kondisi desa-desa pesisir.

“Pemimpin yang baik harus banyak berbaur dengan masyarakat dan dalam programnya termasuk pengembangan wisata harus memperhatikan aspirasi atau usulan masyarakat,” ungkap Maramis yang juga founder Komunitas Panggayung Likupang. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.