Di Musrenbangnas RPJMN, Presiden Jokowi Ingatkan Manado Salahsatu Konsentrasi Pembangunan

oleh -193 Dilihat
Presiden Jokowi didampingi Wapres KH Ma'ruf Amin menyalami Gubernur Sulut Olly Dondokambey, usai Musrenbangnas RPJMN di Istana Negara, Senin 16 Desember 2019.(Foto: hbm)
Presiden Jokowi didampingi Wapres KH Ma’ruf Amin menyalami Gubernur Sulut Olly Dondokambey, usai Musrenbangnas RPJMN di Istana Negara, Senin 16 Desember 2019.(Foto: hbm)

 

MANADO, Swarakawanua– Presiden Jokowi dalam sambutannya saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024, di Istana Negara, Senin 16 Desember 2019, menegaskan kembali bahwa Manado, ibukota Sulut, sebagai salah satu dari lima wilayah yang menjadi konsentrasi pembangunan infrastruktur.
Dalam acara yang turut dihadiri Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE tersebut, secara umum Presiden Jokowi mengingatkan kembali apa yang akan pemerintah kerjakan dalam lima tahun ke depan. “Yang pertama bahwa kita akan terus melanjutkan pembangunan infrastruktur, karena kita ingin memperkokoh pondasi, dalam kita berkompetisi dengan negara-negara lain. Sesakit apapun harus berani kita tahan agar yang namanya pembangunan infrastruktur betul-betul rampung dan selesai. Artinya kelanjutan pembangunan infrastruktur tetap kita laksanakan,” lanjutnya.
Presiden mengungkapkan, pemerintah ingin menyambungkan infrastruktur dengan kawasan industri hingga kawasan wisata yang ada di setiap daerah. Presiden Jokowi menyebutkan, semua itu menjadi tugas pemerintah provinsi hingga pemerintah kabupaten/kota.
“Kalau tidak memiliki kemampuan di APBD, bisa konsultasi kepada Menteri PUPR. Berkonsultasi. Nanti saya takutnya diasosiasikan lain, semua berbondong-bondong konsultasi. APBD tidak mampu, ini yang bahaya,” katanya.
Ia mencontohkan penyambungan antara bandara yang telah dan sedang dibangun dengan kawasan wisata Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. Contoh lain adalah Manado, Yogyakarta, Mandalika (NTB), dan Danau Toba (Sumatra Utara). “Ini yang berkaitan dengan kawasan wisata. Kita konsentrasi lima ini dulu. Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan bajo dan Manado. Setelah ini selesai tugas Menpar melakukan promosi besar-besaran,” katanya.
Kemudian, lanjut Presiden, Kementerian PUPR dan Kementerian Perhubungan membangun yang lima wilayah berikutnya yakni Bangka Belitung, Wakatobi, Bromo, Raja Ampat dan Morotai.(hbm/gyp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.