Di Vonis Positif C-19, Seorang Pasien Tewas Jatuh Dari Tempat Tidur Di RSUD Maria Walanda Maramis

oleh -707 Dilihat

Minut, Swarakawanua com – Seorang pasien wanita bernama Lanny Novita Wullur harus meninggal dunia usai terjatuh dari tempat tidur di RSUD Maria Walanda Maramis (MWM), Kelurahan Saroingsong dua, Kecamatan Airmadidi, Kabupaten Minahasa Utara, Senin 3 Oktober 2022.

Hal itu diungkapkan langsung Maikel Lumi yang tidak lain suami dari Lanny Wullur saat ditemui di RSUD MWM.

Dari keterangan Lumi peristiwa bermula ketika dirinya mengantarkan istri tercintanya ke RSUD MWM karena sakit maag.

Sesampainya di rumah sakit, Lanny di vonis positif dan harus di rawat di ruangan isolasi.

“Pas masuk analisa dari pihak rumah sakit menyatakan istri saya positif, sekira jam 4.30 pagi Lanny di pindahkan ke ruangan isolasi, karena protokol kesehatan saya tidak bisa menjenguk atau melihat dia,” kata Lumi.

Lumi mengatakan, dirinya sangat menghargai protkol yang diterapkan pihak rumah sakit.

“Melalui pesan whatsapp istri saya mengeluh dimana kondisinya melemah dan akan di rujuk. Saya pun langsung menuju ke lantai tiga, tapi saat itu tidak ada perawat yang menjaga di ruangan isolasi,” ungkap Lumi.

Ia pun harus mengelilingi lantai tiga tersebut guna mencari perawat untuk bertanya kondisi sang istri.

“Akhirnya saya ketemu dokter di basemen isolasi, beliau mengatakan istri saya harus di rujuk ke rumah sakit karena kondisi sudah melemah dan meminta tanda tangan persetujuan,” jelas Lumi.

Namun naas tak berselang lama ketika obrolan Lumi dan Dokter, seorang perawat datang dan berkata, ada pasien jatuh dari tempat tidur.

“Sekira 15-20 menit Dokter kembali dan menyatakan istri saya telah meninggal karena jatuh dari tempat tidur,” ungkap sang suami.

Lumi kecewa atas pelayanan RSUD MWM, ia mengungkapkan, walaupun hasil PCR positif istri saya belum tentu mati.

“Kalau dia tidak jatuh pasti istri saya masih hidup, seandainnya ada perawat yang menjaga saat itu, mungkin saja saya sudah di dalam ruangan dan istri saya tidak akan jatuh dari tempat tidur,” sesalnya.

Atas kejadian tersebut, keluarga korban merasa terpukul dan tidak terima dengan pihak RSUD MWM.

“Dari Dokter yang menangani istri saya sudah meminta maaf, begitu juga dari pihak rumah sakit, tapi apakah semudah itu dengan permintaan maaf terus selesai, Bagaimana dengan nyawa istri saya?,” ungkap Lumi dengan ekspresi kesal.

Pihak keluarga akan melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian dan meminta di otopsi agar jelas kematian Lanny Wullur apakah karena jatuh atau sakit.

Anehnya, hasil tes PCR membuktikan Lanny Wullur negatif.

Sementara itu pihak RSUD Walanda Maramis ketika diminta keterangan tidak ada tanggapan sama sekali terkesan menutup diri. (MJS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.