Diduga Retribusi Sampah di Malalayang Jadi Lahan Pungli

oleh -160 Dilihat

MANADO, Swarakawanua.com – Praktek pungutan liar (Pungli) diduga dilakukan aparat di Kecamatan Malalayang. Retribusi sampah untuk rumah makan senilai Rp300 ribu per bulan namun oleh oknum aparat kecamatan ditagih hingga Rp.500 ribu per bulan. Hal ini diutarakan pemilik RM Ocen 27 Ivanry Matu.

Menurut Matu, selama ini pihaknya selalu membayar retribusi sampah senilai Rp.125 ribu setiap minggunya dan tidak pernah menerima karcis retribusi sebagai tanda bukti pembayaran. “Ada petugas yang datang setiap minggu, sehingga kalau ditotal sebulan saya membayar hingga Rp.500 ribu dan tanda bukti pembayaran hanya kwintansi tanpa ada karcis retribusi,” kata Matu, Senin 9 Februari 2021.

Menurut Matu, petugas kecamatan Malalayang tidak pernah memberitahu soal tanda bukti pelunasan retribusi sampah berupa karcis retribusi resmi yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kota Manado.

“Karena saya perlu bukti pembayaran makanya setiap membayar retribusi sampah, saya membuatkan kwintasi yang ditandatangani petugas dari kecamatan,” ujar Matu.

Sementara itu Camat Malalayang Yusuf Kopitoy ketika dikonfirmasi tidak mengetahui jika ada praktek pungli yang dipraktekkan bawahannya.

“Sejauh ini setahu saya penagihan itu disertai karcis. Tapi segera setelah ini langsung saya akan cek ke kepala seksi dan jajaran untuk telusuri info tersebut dan memeriksa kembali jika ada kebenaran dari temuan di lapangan untuk prinsipnya melakukan langkah-langkah antisipatif mencegah kejadian-kejadian seperti itu,” ujar Kopitoy melalui aplikasi whatsapp.

Untuk mengatur pembayaran retribusi sampah Walikota Manado telah mengeluarkan Peraturan Daerah Nomor 03 tahun 2018 tentang Perubahan Peraturan Daerah Kota Manado nomor 03 tahun 2011 tentang Pembayaran Retribusi Jasa Umum, dimana setiap rumah makan diwajibkan untuk membayar retetribusi sampah sebesar Rp.500 ribu per bulan.(MEY)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.