Dihadiri Keluarga Sam Ratulangi, Rektor Unsrat Resmikan Gedung ‘Wale Sam Ratulangi’

oleh -239 Dilihat
Rektor Unsrat Prof. Dr. Ir. Ellen Joan Kumaat M.Sc DEA meresmikan gedung Wale Sam Ratulangi, Jumat 5 November 2021.(Foto: ist)

 

MANADO, Swarakawanua.com– Rektor Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Prof. Dr. Ir. Ellen Joan Kumaat M.Sc DEA, meresmikan gedung ‘Wale Sam Ratulangi’, Jumat 5 November 2021.
Saat itu, Rektor tampak juga didampingi pihak keluarga, yakni cucu dari anak ketiga Dr Gerungan Saul Samuel Jacob Ratulangi, Thor Sutan Assin.

Dalam sambutannya Rektor mengatakan, merupakan suatu kehormatan bagi komunitas akademik Universitas Sam Ratulangi jika pada saat ini kita masih dikaruniai kesempatan untuk bertemu menyaksikan peresmian Wale Sam Ratulangi di tengah momentum HUT kelahiran Dr. GSSJ Ratulangi.
“Filsafatnya yang terkenal luas (Si tou timou tumou tou) telah menjiwai penyelenggaraan Tridharma di perguruan tinggi tercinta ini. Kita semua baru dapat disebut sebagai manusia, jika sudah dapat memanusiakan orang lain,” ujar Rektor.
Ia menambahkan, penggunaan nama Sam Ratulangi tidak sekedar meminjam dan mencantumkan nama semata. “Lebih jauh lagi, kita semua diwariskan nilai-nilai yang terkandung dalam filsafat Beliau yakni mengarahkan kehidupan yang berproses secara terus-menerus mencapai kehidupan yang semakin berkualitas,” katanya.
Lebih lanjut, menurut Rektor, makna Si Tou Timou menunjukkan manusia yang tidak statis, tetapi terus berkembang. Makna lainnya adalah kesetaraan dalam hal apapun termasuk etnis dan gender. Selanjutnya makna Tumou Tou atau Menjadi Orang, menunjukkan manusia yang seutuhnya atau berintegritas, bukan boneka yang bisa dikendalikan atau mudah terhanyut oleh arus-arus yang tidak jelas.

Tampak depan gedung Wale Sam Ratulangi yang baru diresmikan.(Foto: ist)

Rektor berharap, ke depan Wale Sam Ratulangi akan terus dimanfaatkan untuk saling membangun dan saling menghargai sebagai bentuk kristalisasi nilai-nilai yang bersumber dari budaya dan pengalaman sejarah Tou Minahasa yang penuh toleransi dan terbuka terhadap berbagai perubahan positif.

Sementara, Thor Sutan Assin dalam sambutannya mengatakan, filsafat Si Tou Timou Tumou Tou menjadi fondasi dari kehidupan untuk manusia. “Keluarga besar mengucapkan sangat banyak terima kasih atas segala peringatan hari ulang tahun Dr. Gerungan Saul Samuel Jacob Ratulangi, dan juga diabadikan di universitas ini,” ungkapnya.
Ia berharap, keberadaan gedung ini bisa meneruskan dan membawa spirit Opa Sam bagi kita semua dalam meneruskan cita-cita memanusiakan manusia lain bagi seluruh masyarakat Sulawesi Utara dan juga Indonesia guna mencerdaskan anak bangsa.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.