Dilanda Bencana Siklus 10 Tahunan, Olly Bantu Korban Sangihe

oleh -570 Dilihat

SULUT, Swarakawanua.com – Peristiwa bencana alam yang melanda Kabupaten Sangihe merupakan siklus 10 tahunanIMG-20160624-WA0013 yang melanda Daerah ini.Sehingga diharapkan untuk tetap waspada jangan sampai terjadi bencana susulan, mengingat cuaca di Sangihe masih terus hujan.

Imbauan tersebut diutarakan Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey SE dalam kunjungan kerjanya di Kabupaten Kepulauan Sangihe Jumat (24/6), sekaligus menyerahkan berbagai bantuan tanggap darurat kepada dua ribu pengungsi korban bencana banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi (20-21/6) lalu, dalam delapan Kecamatan di Kepulauan Sangihe secara simbolis diserahkan dibeberapa posko bencana di dua Kecamatan yakni di Kelurahan Sawang Bendar di Posko Jemaat GMIST Sawang Bendar Kecamatan Tahuna dan tiga Gereja serta satu SDN yang dijadikan Posko di dua Kelurahan yakni Kelurahan Kolongan Beha dan Kelurahan  Kolongan Akembawi Kecamatan Tahuna Barat.

Bantuan yang diberikan Gubernur meliputi dua ribu selimut, dua ribu matras, tujuh buah tenda posko bencana, serta telah menurunkan sepuluh personil tenaga spesialis masak untuk tujuh dapur umum, serta telah menurunkan bantuan taruna siaga bencana (tagana).

“Juga selama dalam pengungsian, Dinsos Sulut tetap akan membantu.Sedangkan korban meninggal telah menerima bantuan masing-masing Rp15 juta,” jelas Kadis Sosial Sulut Dr Liesye G Punuh MKes.

Sementara Bantuan dari Dinkes Sulut yang diserahkan Gubernur berupa obat-obatan, makanan tambahan pengganti ASI untuk bayi dan balita serta makanan pengganti untuk anak sekolah.

“Termasuk menurunkan tenaga kesehatan gerak cepat dan tim penilai kesehatan cepat,” ujar Kadis Kesehatan Sulut Dr Jemmy Lampus.

Selain itu bantuan dari BPBD Sulut juga diberikan untuk korban bencana Sangihe.

“Berupa kasur, selimut, tikar, pakaian anak-anak dan dewasa, lauk pauk, makanan tambahan gizi serta uang Rp500 juta,” terang Kaban BPBD Ir Noldy Liow.

Kesempatan itu juga Gubernur telah memberikan santunan berupa uang sebesar Rp100 ribu yang diterima langsung masing-masing pengungsi.

“Saya merasa prihatin atas peristiwa bencana  yang dialami  oleh saudara-saudara kita di sini, dimana rumah dan perkebunan mereka rusak parah akibat hantaman longsoran lumpur yang disertai bebatuan dan pepohonan yang cukup besar,” tutur Politisi PDI-P ini.

Disamping itu peristiwa bencana menurut pengakuan warga diakibatkan adanya angin puting beliung atau dalam bahasa Daerah Dangihe angim dimpuluse yang jatuh dibeberapa lokasi sehingga terjadi bencana seperti ini.

Sehingga Olly berharap, warga Sulut yang tinggal di perbukitan, lereng gunung, bantaran sungai dan tepian pantai, lebih khusus warga yang tinggal Daerah Kepulauan harus lebih waspada dengan cuaca ekstrim yang sedang terjadi saat ini.

Dalam rombongan Gubernur turut dihadiri Kapolda Sulut, Dan Rem 131 Santiago, Dan Lanudsri, Kabinda Sulut, Asisten 1 Drs Jhon Palandung MSi, Kaban Kesbang Pol Sulut Edwin Silangan SE MSi, Kadis PU Sulut Ir Eddy Kenap dan Karo Pemhumas DR Jemmy Kumendong MSi.(Egen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.