Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa Utara Gelar Donor Darah Secara Sukarela

oleh -226 Dilihat

Minut, Swarakawanua.com – Bertempat di Autrium Kantor Bupati Minahasa Utara (Minut), Dinas Kesehatan menggelar aksi kemanusiaan dengan mendonorkan darah mereka secara sukarela, Senin 1 Juli 2024.

Aksi tersebut digagas langsung Kepala Dinas Kesehatan Stella Safitri dalam rangka memperingati hari donor darah sedunia kolaborasi bersama PMI Minut.

Stella Safitri melalui Kepala Bidang (Kabid) pelayanan kesehatan Dinkes Minut dr. Alaian Vincent Beyah mengatakan, selain memperingati hari donor darah sedunia, aksi ini guna membantu PMI Minut dalam ketersediaan stok darah.

“Setetes darah kita sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan, untuk itu,  Dinas Kesehatan Minut menggelar aksi donor darah sukarela bekerjasama dengan PMI Minut dan 13 Puskesmas yang ada di Kabupaten Minahasa Utara,” kata Alaian.

Para tenaga medis kesehatan tersebut begitu antusias mengikuti aksi kemanusiaan, bahkan beberapa diantarannya baru pertema kali mendonorkan darah mereka.

Pratiwi Djailolo salah satunya, ia bukan ASN, bukan juga THL, tapi Tiwi sapaan akrabnya merupakan sukarela yang bekerja di Puskesmas Likupang.

Tiwi mengungkapkan, ini pertama kalinya ia mendonorkan darah.

“Ternyata mendonorkan darah sangat bermanfaat bukan hanya untuk membantu sesama tapi untuk diri sendiri,” ungkapnya.

Ditempat yang sama Kepala UTD PMI Minut dr. Harrold Sepang mengungkapkan, permintaan darah di PMI Minut sangat tinggi.

“Dengan adanya kegiatan ini tentu sangat membantu ketersediaan darah di PMI Minut, untuk permintaan darah meski terbilang tinggi masih bisa terpenuhi walaupun memang harus menunggu karena partisipasi pendonor masih kurang di Minut,” kata Harrold.

Lanjut dia, ini yang terus kita perbaiki dengan memberikan edukasi kepada masyarakat bagaimana manfaat dari donor darah.

Harrold mengungkapkan, di PMI Minut darah tidak di bayar, yang di bayar adalah proses pengolahan darah.

“Jadi yang dibayarkan bukan darahnya tetapi ada proses dalam pemeriksaan darah seperti, proses lab untuk pembelian regen, kantong darah dan pemeriksaan infeksi menular lewat transfusi darah,” ungkapnya.

Penulis: Mario Sumilat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.