DLH Terus Mendukung Program Walikota Dan Wakil Walikota Manado Memaksimalkan Pengangkutan Sampah di Wilayah Kecamatan Sampai Kelurahan

oleh -643 Dilihat

Manado,Swarakawanua.com-Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus mendukung program Walikota dan Wakil Walikota Manado, ini dalam rangka memaksimalkan pengangkutan sampah di wilayah kecamatan sampai kelurahan.

Kepada sejumlah media Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Franky Porawouw mengatakan ada beberapa program yang akan dilaksanakan oleh DLH yakni program Sistem Peralihan Antara (SPA) atau istilah lainnya Sistem Peralihan Angkutan (SPA).

“Ini untuk memaksimalkan bagaimana cara kerja bentor di wilayah kelurahan, seperti bentor pengakutan sampah tidak tersedia pada satu lingkungan saja, ini juga akan dibuat pengaturan jam, yang sudah di atur oleh camat dan lurah. Misalnya bentor pertama melayani di lingkungan satu, jam berikutnya di Lingkungan lainnya, sesuai jam yang sudah ditentukan. Ini juga permintaan Pak Walikota,” kata Franky Sabtu (3/9/2022).

Dia menjelaskan agar bentor mengangkut sampah jangan hanya diam di satu lingkungan saja, tetapi bisa mengangkut sampah di lingkungan lain sesuai dengan luasnya lingkungan tersebut. “Selesai dari lingkungan satu masuk di SPA kemudian pindahkan ke truk sampah, nanti truk sudah standby di situ, setelah itu pindah ke lingkungan lainnya, agar supaya angkutannya bisa maksimal. Selanjutnya truk angkutan sampah bisa mengangkut lagi. Tadinya hanya dua kali ini bisa sampai tiga kali, begitu juga dengan bentor, jadi dalam sehari bisa mengangkut sebanyak tiga kali,” jelasnya.

Kadis menambahkan Bentor mengangkut sampah pagi jam enam, Bentor bisa jalan dalam ret pertama dan juga seterusnya. “Seperti contohnya bentor sampah pukul enam pagi sudah jalan untuk ret pertama itu sudah buang, selanjutnya ambil angkutan ke dua di lingkungan lainnya, jam stengah sepuluh pagi kembali ke SPA untuk memuat sampah, nanti sekitar pukul dua siang sudah kembali lagi ke SPA, untuk mengangkut bisa tiga. Jadi setiap hari seperti itu,” tambahnya.

Setiap hari kata Frangky sudah dilakukan seperti ini. Selain kontroling transportasi sampah, lingkungan bisa terlayani dengan keterbatasan bentor dan transportasi sampah maksimal.

Program ini adalah program baru dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Manado sudah mengadopsi sistem ini dan ternyata ini bagus. ” Agar masyarakat tidak membuang waktu di selokan, bisa mempermudah masyarakat dengan mengunjungi sampah ke kantong plastik yang bisa digantung di halaman rumah, nantinya akan ada sampah yang angkut, ini yang kami lakukan setiap hari,” ujar Franky

Selain itu, Franky juga menjelaskan program lainnya yang dilakukan Dinas Lingkungan Hidup adalah pembuatan taman di dua lokasi.

“Pertama di Ruang Hijau (RTH) Ranomuut dekat pacuan kuda dan yang kedua di Sario Koni, taman median jalan. Kalo di RTH Ranomuut kami akan melakukan dan tanahnya sudah diratakan. (RTP) istilahnya joging track, dengan istilah lapangan skala kecil, agar masyarakat bisa berolahraga di tempat itu,” terangnya

Frangky juga menyampaikan,agar nantinya dianggaran, DLH juga membangun fasilitas olahraga untuk lapangan basket dan voli.

Disampingnya lagi akan dibuat tempat fasilitas olahraga, lapangan basket dan voli, jadi masyarakat di seputaran perkamil maupun ranomuut bisa digunakan di lapangan tersebut. Program kedepannya akan kami buat, dan ini sudah dilakukan. Nantinya di pekan depan akan dimulai untuk pembuatannya ,” tukas Franky.

Lebih lanjut, Franky menjelaskan untuk pembuatannya memakan waktu sekitar satu bulan. Jika sudah selesai masyarakat bisa menikmati RTP Ranomuut.

Karena lokasinya cukup besar, jadi kami akan membuat ruang umkm di bagian tengahnya, jika masyarakat mau jualan bisa lepas di situ, sebelumnya harus berkoordinasi dengan kecamatan. Untuk lahannya kami sudah menyiapkan tempat sampah sudah kami siapkan. Pasti masyarakat harus selalu menjaga kebersihan, buang sampah pada tempatnya,” pungkasnya.(FT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.