dr Devi Motivasi Generasi Milenial, Suluh Ungkap Peluang Sekolah Kedinasan

oleh -182 Dilihat
Wakil Ketua TP PKK Sulut dr Kartika Devi Kandouw-Tanos MARS bersama Kepala BKD Sulut Dr Femmy Suluh MSi dan dosen IPDN Dr Djouhari Kansil MPd menjadi pembicara pada kegiatan Diseminasi Sekolah Kedinasan Bagi Siswa SMA/SMK se-Prov Sulut Tahun 2019, di aula Mapalus, Rabu 18 Desember 2019.(Foto: ist)
Wakil Ketua TP PKK Sulut dr Kartika Devi Kandouw-Tanos MARS bersama Kepala BKD Sulut Dr Femmy Suluh MSi dan dosen IPDN Dr Djouhari Kansil MPd menjadi pembicara pada kegiatan Diseminasi Sekolah Kedinasan Bagi Siswa SMA/SMK se-Prov Sulut Tahun 2019, di aula Mapalus, Rabu 18 Desember 2019.(Foto: ist)
Wakil Ketua TP PKK Sulut dr Kartika Devi Kandouw-Tanos MARS bersama Kepala BKD Sulut Dr Femmy Suluh MSi dan dosen IPDN Dr Djouhari Kansil MPd menjadi pembicara pada kegiatan Diseminasi Sekolah Kedinasan Bagi Siswa SMA/SMK se-Prov Sulut Tahun 2019, di aula Mapalus, Rabu 18 Desember 2019.(Foto: ist)

 

MANADO, Swarakawanua– Menjadi PNS bukan hanya lewat jalur umum. Menurut Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulut Dr Femmy Suluh MSi, selain jalur umum, bisa juga melalui sekolah kedinasan. “Untuk menjadi PNS ada dua jalur, jalur umum bagi Sarjana, asal mengikuti proses seleksi. Selanjutnya jalur kedua adalah pendidikan kedinasan ini. IPDN salah satunya, masih ada beberapa lagi,” jelasnya dalam kegiatan Diseminasi Sekolah Kedinasan Bagi Siswa SMA/SMK se-Prov Sulut Tahun 2019, di aula Mapalus, Rabu 18 Desember 2019.
Diingatkannya, dalam menentukan masa depan, harus sesuai dengan minat dan bakat para siswa. “Jangan salah pilih masa depan. Ada sekitar 12 pilihan sekolah kedinasan, pilih mana yang sesuai passion. Jangan masuk hanya karena keinginan orangtua. Karena ada kejadian, ada yang tidak mau masuk sekolah dan akhirnya memilih untuk pulang. Ini sudah mengurangi kuota, padahal kuota kita tidak banyak. Kasihan orang lain yang benar-benar serius untuk masuk di sekolah itu. Dan untuk proses seleksi negara sudah mengeluarkan biaya. Jadi jangan sampai seperti itu,” ungkapnya.
Sebelum itu, dosen IPDN Dr Djouhari Kansil MPd dalam pemaparannya mengungkapkan suasana pendidikan di IPDN. “Hanya lulusan IPDN yang pelantikannya dilakukan langsung oleh Presiden,” ujar mantan Wagub Sulut itu.
Sementara, Wakil Ketua TP PKK Sulut dr Kartika Devi Kandouw-Tanos MARS dalam materinya yang bertajuk ‘Generasi Milenial Sulawesi Utara: Tantangan dan Peluang’ mengingatkan para pelajar kelas 12 SMA yang hadir pada kegiatan tersebut untuk menjadi generasi milenial yang unggul. “Ciri-cirinya adalah berteman dengan teknologi, komunikasi terbuka, dan reaktif terhadap perubahan lingkungan.
Semua di sini pasti mampu, ada niat, usaha dan terutama berdoa,” kata istri tercinta Wagub Sulut Drs Steven Kandouw.
Kegiatan kemudian dimeriahkan dengan pemberian hadiah bagi generasi milenial yang berani dalam menjawab pertanyaan dan bahkan kepada yang berani tampil di depan dengan mengucapkan Pancasila, kemudian Pembukaan UUD 1945 dengan benar. “Biasakan dari sekarang, kalau ada teman yang berani tampil di depan, kita mendukungnya,” imbuh Suluh. Tampak hadir juga dalam kegiatan tersebut, sejumlah Kepsek SMA di Manado, serta ibu-ibu pengurus TP PKK Sulut.(gyp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.