DRPD Mitra Gelar Paripurna Tahap II Tentang Pertanggung Jawaban APBD Tahun 2020, Sumendap: Ucap Terima Kasih Para Anggota DPRD

oleh -263 Dilihat

MITRA, Swarakawanua.com– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) mengelar, Rapat Paripurna Pembicaraan Tahap II tentang pertanggung jawaban Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2020. Bertempat di Sport Hall kantor DPRD Kabupaten Mitra, Senin 31 Mei 2021.

Rapat paripurna yang dipimpin langsung Ketua DPRD Kabupaten Mitra Marty M Ole S,Mn, didampingi Wakil Ketua Tonny Lasut dan Wakil Ketua Katrien Mokodaser. Dihadiri oleh, Bupati Kabupaten Mitra James Sumendap SH, Wakil Bupati Drs. Jocke Legi, Sekertaris Daerah (Sekda) Mitra David H Lalandos AP.MM, para Asisten, Forkopimda Kabupaten Mitra, para anggota DPRD Mitra, para Kepala SKPD, para Camat se- Kabupaten Mitra.

Sebelum dalam tahap pengambilan keputusan terlebih dahulu mendengarkan pendapat akhir fraksi-fraksi DPRD secara aklamasi 4 fraksi menerima Ranperda untuk di tetapkan Perda Kabupaten Mitra.

Dalam sambutan Pemerintah Kabupaten Mitra yang dibawakan Bupati Kabupaten Mitra James Sumendap SH kesempatan tersebut mengatakan, dalam melakukan perhitungan yang dilakukan oleh badan Keuangan Daerah. Berlandaskan dari hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan, adapun beberapa roh pertanggung jawaban keuangan mulai tujuan dan sasaran dari pengunaan anggaran tersebut.

“Tujuan dan sasaran pertanggung jawaban keuangan yaitu pertama, belanja, transfer, pendapatan, dan juga tujuan utama yaitu efisiensi anggaran serta efektivitas dari anggaran. Itulah merupakan roh pertanggung jawaban setiap satu tahun anggaran yang harus di pertanggung jawabkan setiap kepala daerah,” ujar Sangladiator.

Lelaki yang di kenal keras namun hati baik tersebut menambahkan, adapun yang menjadi tren bukan persoalan belanja berapa yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah. Tetapi, menjadi tren dalam pembahasan sisa akhir perhitungan dari anggaran (Silva).

“Perlu di ketahui Silva ada 72 milyar lebih, nanti ada beberapa karena hasil refocusing APBD tahun 2021 termasuk dari belanja yang harus dibayar Pemda kepada ASN berkaitan dengan insentif itu ada dua bulan lagi yang merupakan kewajiban sebagai kepala daerah untuk merealisasikan program tersebut,” pungkas Sumendap.

Sangladiatorpun berharap, mudah-mudahan nanti dalam pengajuan APBD perubahan yang akan datang. Ada program-program lainnya kita bisa masukan dalam program prioritas di tahun 2021 ini, dengan satu syarat sudah masuk dalam Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) penganti dari SIMDA.

“Inilah yang menjadi harapan saya, dan juga atas ketelitian dari teman-teman badan anggaran sehingga APBD berakhir baik serta terlaksana,” pungkas Sumendap.

Lebih lanjut Sangladiator mengatakan, dalam APBD tahun 2021 ini. Perlu disampaikan bahwa, sesuai penetapan APBD tahun 2021 yang ditetapkan pada tahun 2020. Kami perlu beritahukan bahwa, Pembangunan kantor Bupati telah di refocusing.

“Jadi sudah tidak ada lagi penganggaran kantor Bupati yang baru, sementara direncakan pembangunan kantor bupati sendiri ada beberapa tahap seharusnya diselesaikan. Saya berharap lagi tahun depan kalau situasi sudah membaik kita akan lanjutkan,” ucap Sumendap.

Diakhirnya sambutannya menyampaikan, dalam APBD perubahan sebentar setelah selesai perhitungan pertanggung jawaban penggunaan APBD tahun 2020 nanti. Kami meminta, agar menganggarkan fasilitas kantor DPRD yang baru.

“Sport hall ini akan dijadikan ruang paripurna DPRD Kabupaten Mitra, karena itu kita akan buat sereprensentatif mungkin agar semua penyelenggaraan berkaitan dengan kegiatan DPRD Kabupaten Mitra bisa berjalan dengan baik dan lancar. Sebab itu saya sebagai Bupati Kabupaten Mitra bersama Wakil Bupati mengucapkan terima kasih serta penghargaan setinggi-tingginya kepada Pimpinan Dewan, badan anggaran, pimpinan fraksi dan anggota Dewan,” tutup Sumendap. (CIA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.