Ekonomi Sulut Triwulan III-2022 Tumbuh 6,62 Persen, Catat Pertumbuhan Tertinggi Pada Komponen Ekspor Barang dan Jasa

oleh -2822 Dilihat

MANADO, Swarakawanua.com– Secara perlahan namun pasti, rakyat Sulut di bawah kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven OE Kandouw kembali bangkit dan pulih dari keterpurukan akibat pandemi Covid-19.

Semua upaya dan terobosan yang dilakukan Pemerintah bersama masyarakat terungkap dalam grafik yang ditarik dari angka-angka yang terus meningkat.

Ini seperti yang diungkapkan Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut melalui rilis berita statistik pada Senin 7 November 2022, terkait dua hal yakni Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Utara Triwulan III Tahun 2022, dan Keadaan Ketenagakerjaan Provinsi Sulut Agustus 2022.

Ekonomi Sulut pada Triwulan III 2022 (III-2022) mengalami pertumbuhan sebesar 6,62 persen jika dibandingkan periode yang sama pada tahun 2021 (year on year/y-on-y).

 

 

Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai lapangan usaha Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum yang tumbuh 39,66 persen. Sementara dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh komponen Ekspor Barang dan Jasa yang mengalami pertumbuhan sebesar 33,33 persen.

Dan jika dibandingkan dengan Triwulan II-2022, ekonomi Sulut Triwulan III-2022 ini mengalami pertumbuhan sebesar 2,49 persen (quarter to quarter/q-to-q). Dari sisi produksi, sebagian besar lapangan usaha tumbuh positif dengan pertumbuhan tertinggi terjadi pada lapangan usaha Pengadaan Listrik, Gas, dan Produksi Es, yakni sebesar 9,67 persen. Sementara dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh komponen Ekspor Barang dan Jasa yang tumbuh sebesar 17,82 persen.
Sementara, secara kumulatif (c-to-c), sampai dengan triwulan III-2022, ekonomi Sulawesi Utara mengalami pertumbuhan sebesar 5,50 persen.

Di sisi lain perekonomian Sulut berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku Triwulan III-2022 mencapai Rp39,81 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp24,38 triliun.

Sejalan dengan indikator pertumbuhan ekonomi, keadaan ketenagakerjaan pada
Agustus 2022, menunjukkan angka yang positif.
Salah satunya terlihat dari jumlah angkatan kerja yang tercatat sebanyak 1,24 juta orang. Ini menunjukkan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) sebesar 63,08 persen, naik 0,93 persen poin dari periode yang sama tahun sebelumnya (Agustus 2021).

Penduduk yang bekerja adalah sebanyak 1,16 juta orang. Terjadi kenaikan 33,17 ribu orang dari Agustus 2021. Lapangan pekerjaan yang mengalami peningkatan terbesar adalah Administrasi Pemerintahan (14,89 ribu orang). Hanya sektor konstruksi yang mengalami penurunan terbesar yakni 3,72 persen poin dari Agustus 2021.

Sebanyak 473,83 ribu orang (40,85 persen) bekerja pada kegiatan formal, naik 1,55 persen poin dibanding Agustus 2021. “Persentase setengah pengangguran dan pekerja paruh waktu mengalami penurunan, masing-masing sebesar 2,53 persen poin dan 4,15 persen poin dibandingkan Agustus 2021,” ungkap Kepala BPS Sulut Asim Syahputra melalui rilis tersebut.
Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Agustus 2022 sebesar 6,61 persen, turun sebesar 0,45 persen poin dibandingkan dengan Agustus 2021. Terdapat 46,27 ribu orang (2,35 persen) penduduk usia kerja yang terdampak Covid-19, terdiri dari pengangguran karena Covid-19 (1,82 ribu orang), Bukan Angkatan Kerja (BAK) karena Covid-19 (1,85 ribu orang), sementara tidak bekerja karena Covid-19 (1,40 juta orang), dan penduduk bekerja yang mengalami pengurangan jam kerja karena Covid-19 (41,20 ribu orang).(*/adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.