Print This Post Print This Post
Home / Berita Pilihan / Forum Komunikasi Kepala BPKAD Dibentuk, Dirjen Keuda Kemendagri Harapkan Dampak Positif terhadap Realisasi APBD

Forum Komunikasi Kepala BPKAD Dibentuk, Dirjen Keuda Kemendagri Harapkan Dampak Positif terhadap Realisasi APBD

Dirjen Bina Keuda Kemendagri Agus Fatoni saat menghadiri Rakornas Keuangan Daerah Tahun 2022 di Birawa Assembly Hall Hotel Bidakara, Jaksel, Kamis 2 Juni 2022.(Foto: ist)

 

Swarakawanua.com– Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Agus Fatoni meminta pembentukan Forum Komunikasi Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) sebagai wadah silaturahmi, koordinasi, sinergi, kolaborasi dan peningkatan kapasitas di bidang pengelolaan keuangan daerah dan aset. Hal tersebut disampaikan pada saat Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Keuangan Daerah Tahun 2022 di Birawa Assembly Hall Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis 2 Juni 2022.

Fatoni mengimbau seluruh Kepala BPKAD untuk meningkatkan koordinasi, sinergitas, dan harmonisasi lewat Forum Komunikasi Kepala BPKAD. “Forum Kepala BKPAD seluruh Indonesia bisa dijadikan forum silaturahmi, tukar pengalaman, berkoordimasi, sinergi dan kolaborasi,” ungkap Fatoni.

“Silahkan lakukan kegiatan-kegiatan yang positif yang bisa meningkatkan kinerja, menyamakan persepsi, meningkatkan pemahaman regulasi, dan forum untuk membahas dan mencari solusi terhadap berbagai permasalahan yang dihadapi,” sambung Fatoni.

Fatoni juga menyampaikan maksud dibentuk forum ini, tidak lain agar komunikasi dan koordinasi tingkat pusat hingga daerah dapat dengan berjalan dengan baik. “Forum Kepala BPKAD dapat meningkatkan koordinasi antar daerah, internal daerah, antara pusat dan daerah, termasuk antara provinsi dengan kabupaten/kota,” jelas Fatoni.

Fatoni memberikan penegasan, dengan forum BPKAD, diharapkan pengelolaan keuangan daerah menjadi lebih baik, serapan anggaran juga lebih meningkat dan bksa dilakukan percepatan.

Fatoni menjelaskan, pentingnya serapan atau realisasi anggaran. “Saya analogikan realisasi anggaran itu seperti komplikasi penyakit, kalau realisasinya macet, semuanya berantakan, semuanya bermasalah, contohnya program tidak jalan, ekonomi juga bisa stagnan dan tidak tumbuh dengan baik, termasuk penggunaan produk dalam negeri juga macet. Wong realisasinya macet gimana mau digunakan,” ujar Fatoni.

Forum Komunikasi Kepala BPKAD Seluruh Indonesia terbentuk pada tanggal 31 Mei 2022 pada saat acara FGD dan Sarasehan BPKAD se-Indonesia yang berlangsung di Medan, Sumatera Utara.

Susunan kepengurusan forum kepengurusan yang dibentuk di Medan, antara lain Kepala BPKAD Pemprov DKI Jakarta Edi Sumantri sebagai Ketua Forum, Wakil Ketua I Kepala BPKAD Provinsi Sumatera Utara Ismail Sinaga, Wakil Ketua II Kepala BPKAD Provinsi NTT Zakarias Moruk, Wakil Ketua III Kepala BPKAD Provinsi Sulawesi Tenggara Basiran, Sekretaris Forum Kepala BPKAD Provinsi Jawa Timur Bobby Soemiarsono, dan anggota seluruh Kepala BPKAD Provinsi, Kabupaten/Kota se-Indonesia. Kepengurusan lainnya akan dilengkapi oleh pengurus yang telah terbentuk.

Fatoni berharap, Forum Komunikasi Kepala BPKAD Seluruh Indonesia berdampak positif terhadap realisasi APBD, baik di tingkat provinsi, kota, maupun kabupaten, dan terus mengalami kenaikan. “Perlu dilakukan percepatan anggaran, dilakukan asistensi, pemantauan, dan evaluasi secara periodik,” pungkas Fatoni.(*/gyp)

About Peggy Sampouw

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *