Gelar Pembekalan Nyong-Noni Sulut, Pemprov ‘Sesalkan’ Sitaro

oleh -581 Dilihat

SULUT, Swarakawanua.com – Pemprov Sulut gelar pembekalan bagi para peserta pemilihan Nyong dan Noni Sulut yang merupakan duta wisata dari 15 kabupaten/kota.

Disampaikan Gubernur Olly Dondokambey SE yang diwakili Asisten I Pemerintahan Dan Kesra Provinsi Sulut John Palandung, Good Governance untuk menciptakan tatanan pemerintahan yang sehat dengan harapan kualitas pelayanan publik menjadi semakin baik.

“Karena itu, perwujudan Good Governance menjadi salah satu agenda utama pemerintahan yang memerlukan dukungan seluruh komponen bangsa,” serunya dalam pembekalan dan pembelajaran pemilihan Nyong-Noni Sulut bertajuk Good Governance di ruangan C J Rantung, Selasa (12/9).

Selain itu, tambah dia, manfaat Good Governance untuk berkurangnya praktik KKN, terciptanya sistem kelembagaan dan ketatalaksanaan pemerintah yang bersih, efisien, efektif, transparan, profesional dan akuntabel.

“Dalam situasi dan kondisi seperti saat ini, kita tahu bersama pasti ada berbagai dinamika dan problematika dilapangan, antara lain masalah korupsi yang telah dianggap membudaya dalam tubuh Pemerintahan Indonesia. Maka dari itu,  ada tanda awas atau waspada bagi kita bersama, yaitu bahaya besar yang mengancam proses Character Building (pembangunan karakter) bangsa, karena apabila virus patologi birokrasi ini menyebar kedalam prilaku masyarakat, maka yang akan  tercipta adalah struktur masyarakat dengan budaya korup,” tukasnya.

Diharapkannya, untuk para Nyong dan Noni Sulut selaku generasi muda yang sangat potensial dapat tampil menjadi agent of change dengan memiliki bekal kompetensi mumpuni, baik dari aspek kecerdasan intelegen, emosional dan spiritual.

“Kepada Calon Nyong dan Noni untuk bisa tampil terdepan diantara para generasi muda lain, yang lebih kreatif, inovatif, memiliki idealisne yang murni dan energi besar serta dibarengi dengan integritas dan keberanian untuk melakukan perubahan positif dan pembaharuan di tengah masyarakat dan dalam berbagai bidang pembangunan yang ada,” harapnya.

Sementara, Ketua Panitia Pelaksana PNNS 2017, dr Kartika Devi Tanos, saat didampingi Kabid UPK Dinkes Sulut dr Lydia Tulus mengatakan, peserta merupakan utusan dari Kab/Kota Se Sulut dimana akan mengikuti ajang Pemilihan Nyong Noni tahun 2017, semua bebas dari narkoba.

“Sebanyak 36 orang peserta dinyatakan bebas dari narkoba dan telah dilakukan tes narkoba oleh tim dokter dari BNN Sulut.Karena tes narkoba ini juga merupakan salah satu syarat utama mengikuti ajang PNNS 2017 tahun ini,” kata dr Devi sapaan akrabnya.

Istri tercinta Wagub Steven Kandouw ini pun menyayangkan Kabupaten Sitaro yang tidak mengutus peserta dalam ajang PNNS ini.

“Sangat disayangkan kalau tak ada perwakilan, ajang ini sangat positif demi pengembangan karir dan potensi putra putri daerah,” pungkasnya sembari berharap kedepan event ini dapat diikuti seluruh Kab/Ko Sulut.

Turut Hadir Kepala Dinas Pariwisata Sulut  Daniel Mewengkang dan Kepala Biro Perekonomian dan SDA Frangky Manumpil. (Egen)

IMG-20170912-WA0048

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.