Gerak Cepat, Puskesmas Tinongko Bagi Masker Di Dua Pulau

oleh -230 Dilihat

Minut, Swarakawanua.com – Sekira pukul 02:30 WIB, Gunung Ruang, Tagulandang, Sitaro, kembali erupsi, Selasa 30 April 2024.

Minahasa Utara (Minut) salah satu Kabupaten terdampak dari debu vulkanik erupsi Gunung Ruang.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Puskesmas Desa Tinongko, Wori, Minahasa Utara (Minut) Harrold Sepang bersama tim, gerak cepat membagikan masker di tiga dua Pulau yakni Pulau Mantehage dan Pulau Nain.

Dikatakan Sepang, erupsi dari Gunung Ruang memberikan dampak bagi warga.

“Debu vulkanik yang tersebar memberikan efek yang tidak baik bagi kesehatan, untuk itu kami puskesmas Tinong segera membagikan masker bagi warga,” ungkap Sepang.

Katanya, debu vulkanik memiliki kandungan lapisan asam yang berbahaya bagi kesehatan, karena bisa menyebabkan gangguan pernafasan.

“Denu vulkanik tersebut bisa menyebabkan batuk, iritasi pada paru-paru, mata dan kulit. Partikel debu sangat halus sehingga, dapat masuk ke paru-paru,” jelasnya.

Sepang membeberkan, tim puskesmas Tinongko harus mengarungi lautan sembari hujan yang jatuh bercampur debu vulkanik.

“Untuk itulah tim kami gerak cepat, puskesmas Tinongko langsung mengambil langkah awal dengan membagikan masker kepada masyarakat dan mengedukasi mereka tentang dampak dari debu vulkanik,” kata Sepang.

Kata Sepang, debu vulkanik gunung berapi bersifat mudah mengendap dalam air.

“Karena itu saya menghimbau bagi warga, karena air sumur yang terkena debu vulkanik akan tetap terlihat jernih. Namun, untuk mencegah risiko dari zat-zat mikro berbahaya, sumur sebaiknya dikuras terlebih dahulu sebelum digunakan,” tukasnya.

Penulis: Mario Sumilat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.