“Goyang” Istri Orang di Hotel, Gerry Terima 14 Tikaman

oleh -883 Dilihat
TKP Hotel Virgo
TKP Hotel Virgo

MANADO.swarakawanua.com – Peristiwa berdarah dilatar belakangi adu kelamin, kembali mengguncang Kota Manado, Minggu (26/03). Dalam kasus ini, lelaki GTL alias Gerry (26) telah jadi korban penikaman.

Pasalnya, Gerry nekad membawa istri lelaki SS alias Suhartono (27) ke hotel Virgo yang berlokasi di Kelurahan Winangun II, Kecamatan Malalayang. Begitu tiba di hotel, Gerry memesan kamar dan mengajak istri Suhartono, yakni wanita AR alias Anggi untuk beradu kelamin.

Naasnya, kenikmatan seksual yang dirasakan Gerry, seketika itu langsung berubah jadi derita. Begitu Suhartono berhasil mempergoki keduanya di dalam kamar hotel. Dan tanpa pikir panjang, pisau yang terselip di pinggang Suhartono pun pindah posisi dan menancap berkali-kali ke tubuh Gerry.

Alhasil, lelaki yang sehari-hari bekerja sebagai sopir mikro itu mau tak mau harus mandi darah. Usai melakukan aksinya, Suhartono bersama istrinya Anggi langsung ke kantor polisi.

Saat diperiksa petugas, Suhartono yang juga berprofesi sebagai sopir mengaku penikaman tersebut dilakukannya berawal ketika dirinya hendak mencari sang istri yang belum juga pulang ke rumah.

“Saya pun dengan menggunakan sepeda motor milik teman datang mengecek kamar per kamar di penginapan Virgo. Dan tepat di kamar ketiga, saya melihat di balik jendela istri saya dalam keadaan bugil sedang melakukan hubungan badan dengan Gerry,” aku Suharono di hadapan petugas.

Ditambahkan pula, kalau saat itu dirinya ikut mendobrak pintu dan menikam korban sebanyak 14 kali. Delapan tusukan di muka, tepat menancap di bagian dada, perut dan pinggang. Sedangkan enam tusukan mengarah di bagian belakang. “Saya khilaf dan sudah mengkonsumsi miras (minuman keras-red) langsung menikam korban berulang kali,” lanjut Suhartono.

Lain lagi dengan keterangan Anggi. Kepada petugas, dirinya mengaku tidak melihat langsung kejadian penikaman yang dilakukan suaminya. “Sayang dan korban (Gerry) sudah tertidur ketika pelaku (Suhartono-red) datang mendobrak pintu kamar. Dan saya tidak melihat langsung kejadian karena saya melarikan diri ke dalam kamar mandi karena takut,” terang Anggi, saat menjalani BAP.

Namun, dirinya tak menepis kalau dirinya dan Gerry memang telah berhubungan badan sebelum Suhartono tiba di kamar hotel. Lebih lanjut, kepada petugas wanita berusia 20 tahun itu menjelaskan bahwa sebelum ke hotel, dirinya bertemu Gerry saat sedang jalan kaki hendak pulang ke rumah.

“Dari acara pesta perkawinan di rumah tetangga kemudian bertemu Gerry di warung,” jelas Anggi. Saat itu, menurut Anggi, Gerry sempat menawarkan jalan-jalan berdua dengan sepeda motor. Entah karena kegatalan atau memang telah menjalin hubungan gelap (hugel) dengan Gerry, Anggi pun mengiyakan. Buntutnya, Anggi malah diajak Gerry ke hotel Virgo.

Ketika diajak masuk ke dalam hotel, kepada petugas kepolisian Anggi mengaku kalau dirinya sempat menolak, tetapi dipaksa Gerry. “Di parkiran saya sempat menolak akan tetapi dipaksa korban (Gerry-red) untuk masuk ke dalam kamar, dengan menarik baju saya hingga robek,” ujar Anggi. Dan dirinya pun mengakui sempat berhubungan badan dengan Gerry.

Kapolres Manado, Kombes Pol Hisar Siallagan, saat dikonfirmasi melalui Kasubbag Humasnya, AKP Roly Sahelangi, membenarkan terjadinya peristiwa berdarah itu. “Pelaku telah menyerahkan diri. Kasus ini juga telah ditangani untuk diproses sesuai hukum yang berlaku,” ungkap Sahelangi.

Sementara, Kapolsek Malalayang, Kompol I Made Sumadia, sewaktu dihubungi awak media menjelaskan kalau ada empat langkah yang telah dilakukan pihaknya pasca kejadian. Pertama, mendatangi TKP. Kedua, membuat LP. Ketiga, mencari verifikasi. Dan terakhir mengamankan barang bukti. Sumadia juga menjelaskan bahwa korban kini tengah menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Bhayangkara. (*/oxo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.