Gubernur Perintahkan PD Pangkas Anggaran Tak Pro Rakyat

oleh -219 Dilihat
Penetapan APBD 2020  oleh Paripurna DPRD Sulut, Jumat 15 November 2019.(Foto: hbm)
Penetapan APBD 2020 oleh Paripurna DPRD Sulut, Jumat 15 November 2019.(Foto: hbm)

 

MANADO, Swarakawanua– Menghadapi pesta demokrasi pemilihan gubernur (Pilgub) Sulut pada 2020, Pemprov melakukan perampingan anggaran pada APBD 2020. Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE memerintahkan perangkat daerah (PD) di Pemprov Sulut untuk melakukan perampingan dengan memangkas anggaran-anggaran yang tidak pro rakyat. Hal ini dikatakan Gubernur, Jumat 15 November 2019.
Dikatakan Gubernur, perampingan pada APBD 2020 tidak mengurangi anggaran prioritas pembangunan dalam rangka menyejahterakan rakyat Sulut. Gubernur memerintahkan kepada seluruh PD untuk memangkas anggaran-anggaran yang tidak pro rakyat seperti anggaran perjalanan, rapat dalam kantor, ATK, dan sebaliknya, memaksimalkan anggaran untuk kepentingan masyarakat Sulut. “Pengurangan anggaran tidak mengurangi anggaran untuk kepentingan rakyat malah dibanding dengan tahun lalu mengalami peningkatan,” kata Gubernur.
Saat menghadiri Rapat Paripurna yang digelar di gedung DPRD Sulut, Jumat 15 November 2019, Gubernur mengapresiasi DPRD Sulut atas disetujuinya Ranperda APBD Tahun Anggaran 2020. “Saya atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, mengucapkan terima kasih dan memberikan penghargaan yang tinggi kepada saudara Ketua, para Wakil Ketua dan segenap Anggota DPRD Sulut, atas penyelenggaraan rapat paripurna ini, dan memberikan persetujuan terhadap Rancangan Peraturan Daerah APBD Provinsi Sulawesi Utara Tahun Anggaran 2020,” katanya.
Secara teknis, program dan kegiatan dalam Ranperda APBD Provinsi Sulut TA 2020 mengacu pada tema RKPD Tahun 2020 yaitu ‘Memantapkan Sumber Daya Manusia yang berkualitas dan Peningkatan Pemerataan Infrastruktur yang Tersebar di 7 Prioritas Pembangunan’. Di mana ketujuh prioritas pembangunan tersebut adalah Penanggulangan kemiskinan dan pengangguran, kedua adalah Pemantapan Sumber Daya Manusia, ketiga Pariwisata, ketahanan pangan dan industri ekonomi kreatif, keempat Pemerataan infrastruktur, ketentraman dan ketertiban masyarakat, dan Sukses Pemilu kepala daerah, keenam Reformasi birokrasi, dan ketujuh, Mitigasi bencana dan pengelolaan lingkungan hidup.
Lebih lanjut, Gubernur mengajak semua pimpinan dan anggota DPRD Sulut untuk terus mengawal kebijakan dan program kerja yang tertata dalam APBD TA 2020 hingga akhir pelaksanaannya dan menjaga sinergitas dan komitmen kerja bersama dalam mendukung setiap prioritas pembangunan daerah. “Tahun 2020 juga merupakan tahun pesta demokrasi, dimana kita akan melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah baik di tingkat provinsi, maupun di tujuh kabupaten/kota se-Sulawesi Utara. Karena itu, sukses Pilkada merupakan target utama kita bersama,” ujar Gubernur.
Sukses Pilkada, lanjutnya, antara lain ditandai dengan berlangsungnya tahapan Pilkada sesuai dengan ketentuan yang berlaku, terpilihnya kepala daerah yang berkualitas, kompeten, dan berbasis pada keinginan masyarakat banyak, serta budaya pemilu yang bersifat Luber dan Jurdil.
Rapat paripurna turut dihadiri jajaran Forkopimda, Ketua DPRD Andrei Angouw, Wakil Gubernur Steven OE Kandouw, Sekprov Edwin Silangen serta para pejabat di lingkup Pemprov Sulut.(hbm/gyp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.