Hari Pancasila, Senator SBAN Liow Jadi Juri Kehormatan Final Lomba Video Pendek dan Animasi

oleh -206 Dilihat

Swarakawanua.com– Kiprah Senator SBANL alias Stefa, sapaan akrab Anggota DPD RI/MPR RI Daerah Pemilihan Sulawesi Utara Ir. Stefanus BAN Liow MAP, terus diperhitungkan.

SBANL terpilih menjadi Juri Kehormatan Final Lomba Video Pendek dan Animasi yang digelar Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) bekerjasama dengan MPR RI. Penilaian juri kehormatan selang tanggal 24-31 Mei 2021 dan pengumuman pemenangnya diagendakan tanggal 1 Juni 2021 tepat pada peringatan Hari Lahir Pancasila.

Istimewanya, Senator Stefa adalah satu dari enam utusan MPR RI dimana juri kehormatan terdiri dua jenis yaitu subtansi dan teknis. Juri kehormatan berasal dari MPR RI 2 orang, BPIP 2 orang dan dari Inspirasi Bangsa 1 orang untuk masing-masing kategori.

Diungkapkannya, ada 3 kategori yang dilombakan yaitu kategori video pendek pelajar, kategori video pendek mahasiswa/umum dan kategori video animasi. Substansi penilaian terdiri dari tema, orisinalitas karya, kesesuaian substansi undang-undang dengan tema dan alur penyampaian. Lomba video pendek dan video animasi dalam upaya Membumikan Pancasila dalam kehidupan berbangsa.
Lomba video pendek bertemakan ‘Penguatan Pancasila sebagai Dasar Negara’, sedangkan Video Animasi mengusung tema ‘Pembumian Nilai-nilai Pancasila di Masyarakat’. Sekretariat Jenderal MPR RI melalui Kabag Persidangan Erna dan Kabag Badan Sosiak Usep mengatakan untuk Juri Kehormatan dari MPR RI sebanyak enam anggota, masing-masing Stefanus BAN Liow (DPD RI) juga Abidin Fikri (PDI Perjuangan), H.M Syafrudin (PAN), Nurul Arifin (Golkar), Willy Aditya (Nasdem), dan Moreno Soeprapto (Gerindra). Keenamnya didistribusikan dalam tiga kategori, sehingga setiap kategori ada lima juri yakni 2 dari MPR RI, 2 dari BPIP dan 1 dari Inspirasi Bangsa.

Ketika dikonfirmasi, Senator SBANL mengakui suatu kehormatan atas kepercayaan yang diberikan kepadanya dari pihak penyelenggara lomba yakni BPIP bekerjasama dengan MPR RI. SBANL mengakui bahwa ia beberapa kali menyimak 11 video untuk mendapatkan penilaian substansial yang diharapkan, karena hasilnya akan digabungkan dengan juri lainnya.(rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.