Haru…Diakhir Periode Kepemimpinan JS-JL, Dinas Pendidikan Gelar Syukuran 

oleh -262 Dilihat

MITRA, Swarakawanua.com– Diakhir periode kepemimpinan Bupati Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) James Sumendap, SH, MH (JS) dan Wakil Bupati Drs. Jesaja Jocke Oscar Legi (JL). Dinas Pendidikan gelar, syukuran 10 tahun kepemimpinan dari Bupati JS serta 5 tahun kepemimpinan Wakil Bupati JL. Bertempat di SMP Negeri 1 Tombatu, Rabu 20 September 2023.

Kegiatan syukuran sendiri yang diprakarsai Dinas Pendidikan diawali dengan, pembacaan puisi  kepala Dinas Pendidikan Mitra Sarah Kindangen, S.Pd, M.Pd bersama kedua staf Dinas Pendidikan Mitra yang membuat haru Bupati JS dan Wakil Bupati JL bersama para kepala sekolah dan para tenaga guru.

Acara dilanjutkan dengan sambutan Bupati James Sumendap, SH, MH mengatakan, dari sisi manajemen, dari sisi manajerial kita akan berpisah. Sisi administrasi kita akan berpisah. Tetapi, Filosofi dari perpisahan itu. Kita akan berjumpa lagi, dalam tanggung jawab kita.

“Ketika saya mencalonkan diri saya sebagai Calon DPR RI, itu adalah bagian dari rasa tanggung jawab besar bagi saya. Bukan hanya Kabupaten Minahasa Tenggara, tetapi Sulawesi Utara pada umumnya,” ujar Sumendap.

Lebih lanjut dikatakan Sumendap, ketika kami sudah tidak jadi lagi Bupati dan Wakil Bupati. Begitu juga saudara-saudara menghadapi pejabat Bupati yang baru, sistem manajerial, kepemimpinan itu akan berubah. Tetapi, sistem administrasinya tidak berubah.

“Apa saya lakukan, apa yang saya buat selama ini kedepan akan dilanjutkan lagi oleh pejabat Bupati. Pada tahun depan 2024 kita akan mencari calon pemimpin yang baru,” ujar Sumendap.

Bupati dua periode tersebut menuturkan, guru itu sumber inspirasi dari murid, bahkan sumber harapan bagi orang tua. Apapun buah yang menghasilkan buah baik ataupun tidak baik, itu dikembalikan kepada guru.

“Semangat, kemampuan, serta belajar dari seseorang anak ada pada guru itu. Motivasi ada pada guru, orang tua murid kadang kala 20 persen sampai 30 persen. Tetapi 75 persen ada pada guru,” pungkas Sumendap.

Dikatakan Bupati, padahal dengan sistem pendidikan yang ada pada sekarang dengan merdeka belajar itu fifti-fifti (50,50). Tetapi yang terjadi, mungkin karena hubungan emosional antara orang tua dan anak. Sehingga guru menjadi beban luar biasa adalah, bagian tanggung jawab dari seseorang.

“Sehingga, skill atau bakat dari anak ini. Serta apa yang menjadi tujuan anak itu sebetulnya  dikembangkan, guru tinggal menjadi tutor atau guru tinggal mengarahkan seperti apa,” ucap Sumendap.

Tetapi, menurut James Sumendap, SH, MH yang sekarang ini akan mencalonkan diri sebagai Calon Legislatif DPR RI dapil Sulut tersebut, negara Indonesia merupakan negara berkembang.

“Sistem itu, bukan saya menolak. Tetapi, sistem itu belum terlalu tepat. Apa lagi menangani anak SD dan SMP,” tutur Sumendap.

Dikatakan Sumendap yang juga menjabat sebagai Panglima Panji Yosua Sinode GMIM tersebut menuturkan, sukses atau kegagalan dari seorang murid itu bertumpuk pada dimana dia bersekolah, siapa gurunya, siapa mentornya dimulai dari sana.

“Kenapa saya katakan demikian, karena di situlah saudara-saudara melahirkan pemimpin- pemimpin yang luar biasa. Dia (siswa) jadi sukses, dia mencapai cita-cita itu semua ada pada guru,” puji Sumendap.

Karena itu, Sumendap memberikan apresiasi yang tinggi kepada Dinas Pendidikan yang telah memprakarsai kegiatan ini.

“Saya berikan apresiasi yang tinggi kepada, Kepala Dinas Pendidikan yang pada saat ini telah menyelenggarakan kegiatan ini. Saya sekali lagi ucapkan terima kasih Tuhan memberkati kita semua,” tutup Sumendap.

Perlu juga diketahui, diakhir kegiatan tersebut dinas Pendidikan Minahasa Tenggara memberikan cendramata berupa lukisan kepada Bupati dan Wakil Bupati.

Adapun yang ikut dalam kegiatan tersebut diantaranya, Wakil Bupati Drs. Jesaja Jocke Oscar Legi, Sekertaris Daerah David H Lalandos, AP, MM, Asisten III Ir. Elly Sangian, MM, Kepala Dinas Pendidikan Sarah Kindangen, S.Pd, M.Pd, sekertaris Dinas, para Kabag, Kabid di jajaran Dinas Pendidikan, para Kepala Sekolah se-Kabupaten Mitra, serta seluruh para guru yang ada di SD, SMP se Kabupaten Mitra. (CIA)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.