Jusuf Kalla Kunjungan Kerja ke Sulut Didampingi Wagub Steven

oleh -240 Dilihat
Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw mendampingi mantan Wapres RI, HM Jusuf Kalla dalam agenda kunjungannya ke Sulut, Kamis 14 November 2019.(Foto: hbm)
Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw mendampingi mantan Wapres RI, HM Jusuf Kalla dalam agenda kunjungannya ke Sulut, Kamis 14 November 2019.(Foto: hbm)

 
MANADO, Swarakawanua– Untuk pertama kalinya HM Jusuf Kalla mengunjungi Manado, pasca purna tugas sebagai Wakil Presiden mendampingi Presiden Joko Widodo selama periode 2014-2019. Kedatangan Wapres ke-10 dan ke-12 ini, dijemput langsung oleh Wagub di Bandar Udara Sam Ratulangi. Setibanya di Manado, JK, beserta rombongan kemudian bergerak menuju kantor PMI Sulut.
Dalam kunjungan tersebut, JK yang juga sebagai Ketua Umum PMI dan Wagub Kandouw sebagai Ketua PMI Sulut, mengadakan dialog bersama petugas mengenai persediaan stok darah yang ada serta pelaksanaan kegiatan donor darah di Sulut. Terakhir, rombongan berkesempatan melihat blood bank (tempat penyimpanan kantong darah) yang telah siap didistribusikan. Diketahui terdapat 143 kantong darah dalam kondisi siap pakai.
Selanjutnya, rombongan berpindah menuju Graha Gubernuran Bumi Beringin untuk menghadiri agenda Pelantikan Pengurus Wilayah Dewan Masjid Indonesia (PW – DMI) Provinsi Sulut Periode 2018-2023.
Dalam sambutannya, Wagub Kandouw atas nama Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey menyampaikan rasa sukacitanya mendapat kehormatan kunjungan Mantan Wapres RI ke-10 dan ke-12 itu. Dirinya juga mengapresiasi terpilihnya Ketua PW DMI Sulut Herson Mayulu untuk membawa Masjid di Sulut sebagai pelopor kedamaian dan kemakmuran bagi umat. “Semoga melalui kegiatan ini bisa menjadi inspirasi serta dapat membawa kesejukan bagi kita semua,” tutur Wagub Kandouw.
Dalam kesempatan yang sama JK sebagaib Ketua Umum Pimpinan Pusat DMI menyampaikan permintaan maafnya karena kepengurusan DMI Sulut baru dapat dilantik pada saat ini karena kesibukannya sebagai wapres yang lalu. Lebih lanjut dirinya memaparkan bahwa kegiatan DMI adalah upaya bersama dalam memajukan bangsa dan negara khususnya dalam bidang agama. Untuk itu ia berharap agar para pengurus lebih berorientasi pada kemakmuran umat. “J(angan mesjidnya bagus dan megah, namun berbanding terbalik dengan kehidupan masyarakatnya. Dewan Masjid harus dapat memakmurkan masjid dan masjid harus dapat memakmurkan masyarakat sekitar dengan cara menyelenggarakan kegiatan ekonomi dan sosial,” pungkas JK.
Turut hadir dalam pelantikan tersebut unsur Forkopimda Sulut, para pejabat sipil, para pimpinan Ormas Islam, jajaran kantor Wilayah Agama Sulut.(hbm/gyp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.