Kabar Gembira, Tiga Tempat Pariwisata Di Likupang Timur Kembali Di Buka

oleh -342 Dilihat

Minut, Swarakawanua.com – Terkait surat edaran yang harus menutup tempat pariwisata karena pandemi covid-19 Bupati dan wakil Bupati Minahasa Utara (Minut) Joune Ganda, SE dan Kevin William Lotulung, SH.,MH, telah membuka kembali tiga tempat pariwisata yang ditutup.

Ketiga tempat pariwisata tersebut yakni, Tanjung Pulisan, Pantai Paal, dan Pantai Kinunang. Seperti yang kita ketahui, pada tiga april nanti akan diadakan event internasional dengan menggabungkan dua cabang olahraga (Duathlon), yang digagas oleh Masyarakat Sadar Wisata (Masata), bersama Kementrian Pariwisata, ekonomi dan kreatif (Parmenkraf).

“Silahkan untuk Pemerintah Desa membuka kembali wisata pantai yang ada, agar dapat menopang zona ekowisata dan kembali membuka lapangan pekerjaan dan PAD,” jelas Ganda.

Tapi semua itu tidak luput dari protokol kesehatan, Gandapun selalu menegaskan kepada masyarakat dan pemerintah Desa agar tetap melaksanakan protokol kesehatan.

“Ingat, Saat ini kita masih dalam pandemi covid-19, walaupun kita berada di pantai tapi harus tetap melaksanakan protokol kesehatan,” ujar Ganda.

“Supaya semua terlaksana dengan baik, saya berharap bukan hanya pemerintah yang bekerja, ayo masyarakat juga harus turut serta dalam menjalankan protokol kesehatan, karena semua ini demi kebaikan kita semua,” tandas Ganda.

Hukumtua Pulisan Sjiane Markus menyambut baik keputusan Bupati Joune Ganda. Pasalnya, sejak Pantai Paal di Marinsow ditutup, banyak masyarakat setempat kehilangan penghasilan.

“Terima kasih kami ucapkan kepada Pak Bupati Minut telah membuka kembali Pantai Paal. Tinggal kami dan pererangkat desa saja yang akan berbenah untuk lembali ke lokasi yang ada. Namun Pak Bupati mengingatkan, agar jangan dulu ada hiruk-pikuk dan sound sistem, pengeras suara, saat berada dipantai,” katanya.

Hukumtua Marinsow Gabriel Tamasengge, dan Hukumtua Kinunang Nicodemus pun, tak kalah gembira dengan Hukumtua Marinsow. Keduanya menyambut baik keputusan Bupati JG.

“Keputusan Pak Bupati mencabut larangan, adalah sikap yang tepat. Ketiga desa ini adalah bagian penting dari planing Minut zona Ekowisata Minut. Dibukanya kembali pantai kami, pengunjung pasti membludak. Tapi kami sebagai tuan rumah meminta, agar pengunjung bersabar sedikit, sebab kami harus membenahi kepanitiaan dan kordinasi yang rapih. Mudah-mudahan minggu depan semua sudah normal,” tutup Camat Liktim Debby Wahiu SE yang mendampingi tiga hukumtua itu. (MJS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.