Kasus Sengketa Kuwil, Sambouw : Pekerjaan Dilanjutkan Namun Permasalahan Sengketa Tanah Terus berproses

oleh -1367 Dilihat

Minut, Swarakawanua.com – Pemilik lahan yang ada di Waduk Desa Kuwil Noch Sambouw mengatakan tidak akan menghalangi pekerjaan pembangunan fasilitas penunjang.

“Kalau menghalangi pekerjaan sama dengan kita menghalangi proyek nasional. Itu tindakan kami selalu pihak penguasa lahan,” ujarnya.

Ia menyatakan, pada pertemuan yang terjadi bersama Balai Sungai dalam hal ini Kasatker Janeny Mamoto dimana ada beberapa poin telah disepakati.

“Jadi, pekerjaan tetap dilanjutkan. Namun, permasalahan sengketa tanah tetap berproses,” kata dia, Sabtu 2 September 2022.

Terjadi kesepakatan ini tidak lepas dari pengamanan yang dilakukan oleh Polres Minahasa Utara (Minut) dimana berdasarkan arahan Kapolres AKBP Bambang Yudi Wibowo, Kapolsek Airmadidi IPTU Yessi Kristiana, Kasat Intel, dan Kasat Sabhara.

Katanya, lahan yang menjadi sengketa sudah dilakukan land clearing sebagai tanda pekerjaan di lahan tersebut sudah bisa dilaksanakan.

Sambouw juga menyampaikan, pihaknya sama sekali tidak menerima pembayaran dan kompensasi uang yang diminta.

“Ada hal yang lebih penting dan perlu diperhatikan oleh Stakeholder penyelenggara pekerjaan pembangunan Bendungan Kuwil-Kawangkoan yakni, tolong perhatikan SDM Desa Kuwil yang ada bukan hanya diberikan pekerjaan dan pendapatannya tidak sebanding dengan pekerjaan mereka. Tanggungjawab minimal ada standart UMP dibayarkan untjk mebantu pertumbuhan ekonomi,” ungkapnya.

Noch Sambouw juga mengatakan pihaknya akan mendampingi dan turut mengamankan pekerjaan di lahan yang dikuasainya disertai dengan membuat Surat Pernyataan diatas meterai dan telah diserahkan kepada Pihak Balai Sungai Janeny Mamoto. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.