Kepsek Kemur Bantah Adanya Pungli di SMPN 1 Manado

oleh -162 Dilihat

Screenshot_2019_1106_153840
MANADO, SwaraKawanua.Com-Kepala sekolah (Kepsek) SMPN 1 Manado Adeleida Kemur SPd, MPd dengan tegas membantah adanya dugaan pungutan liar (Pungli) di instansi yang dipimpinnya. Via ponsel kepada SwaraKawanua ketika memberikan hak jawab menuturkan, tidak ada pengumpulan uang dari pihak sekalah kepada siswa. Apalagi uang itu dikumpulkan untuk Kepsek yang akan masuk usia pensiun pada akhir bulan Desember 2019 ini. “Saya terkejut membaca brita bahwa tiap hari siswa kumpul uang 5 ribu rupiah,” ujar Adeleida Kemur, kemarin.

IMG_20191106_121450
Kemur menegaskan dirinya langsung mengumpulkan seluruh guru dan menyampaikan berita adanya pungli di SMPN 1 Manado. “Saya tanya kepada seluruh guru dan para wakepsek ada yang suru siswa kumpul uang dan polpen,” ungkap Kepsek SMPN 1 Manado. Menurutnya, pihak SMPN 1 beberapa waktu lalu telah mengklarifikasi hal ini kepada Kaidknas Manado, Dahlan Walangitan. “Saya sampai katakan kepada para guru bahwa saya akan menggelar acara syukuran sekolah,” jelasnya. Lanjut dia, selama dirinya memimpin selalu mengingatkan para guru agar jauhi pungutan yang tidak mendasar kepada siswa.

Screenshot_2019_1106_154706 “Pak kadis diknas juga sudah menanyakan soal polpen kepada kami dan penyampaian guru bahwa siswa yang tidak buat tugas. Maka polpen itu akan dipakai siswa untuk membuat tugas sampai tinta polpen itu habis,” katanya. Dia menyentil bahwa beberapa orang tua siswa yang memberikan komentar.positif terhadap SMPN 1 Manado. “Memang kenyataan tidak ada pungli satu peserpun apalagi dipakai untuk persiapan pensiun,” katanya. Dia mengatakan, diriny sangat malu kalau harus mengumpul uang untuk pensiun. (DN5)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.