Print This Post Print This Post
Home / Advertorial / Ketua DPRD Sulut Buka Paripurna Mendengarkan Pidato Presiden, Ini 5 Agenda Besar Disampaikan Jokowi

Ketua DPRD Sulut Buka Paripurna Mendengarkan Pidato Presiden, Ini 5 Agenda Besar Disampaikan Jokowi


Manado,Swarakawanua.com-Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-77 tahun, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menggelar Rapat Paripurna mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia. Selasa, 16 Agustus 2022.

Membuka rapat ini Ketua DPRD Sulut Fransiscus Andi Silangen yang di dampingi Wakil Ketua James Arthur Kojongian, Billy Lombok mengatakan dengan semangat suasana menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) yang ke-77 tahun, marilah kita naikkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa (TYME).

“Kita dapat mengikuti rapat paripurna hari ini, itu semua karena Tuhan yang telah perkenankan kita mengikuti rapat paripurna dprd sulut dalam rangka mendengarkan pidato presiden republik indonesia di depan rapat paripurna dpr ri dari senayan jakarta,”ucap Silangen.

 

Dilanjutkan dengan pidato Presiden Republik Indonesia Joko Widodo menyampaikan banyak tantangan harus dihadapi ini sangat berat, sulit dan tidak mudah. Saat ini semua negara di seluruh dunia sedang mengahadapi kejadian yang sama yaitu krisis kesehatan pandemi Covid-19 belum sepenuhnya pulih, bahkan perekonomian juga belum sepenuhnya bangkit.

“Saat ini kita masih menghadapi pandemi covid-19, tiba-tiba meletus perang di ukraina, sehingga mengakibatkan krisis pangan, krisis energi, dan krisis keuangan dan ini tidak dapat terhindarkan lagi. Ada 107 negara terdampak krisis dan sebagian di antaranya diperkirakan akan jatuh. Bahkan diperkirakan 553 juta jiwa terancam kemiskinan ekstrem dan 345 juta jiwa terancam kekurangan pangan akut dan kelaparan. Ujian ini tidak mudah bagi dunia, juga tidak mudah bagi indonesia, semua harus kita hadapi dengan ke hati-hatian dan kewaspadaan,”tutur Jokowi.


Walaupun di tengah-tengah tantangan yang berat kata Jokowi Indonesia termasuk negara yang mampu menghadapi krisis global.

 

“Negara kita indonesia termasuk negara yang berhasil mengendalikan pandemi covid-19, indonesia termasuk 5 besar negara dengan vaksinasi terbanyak di dunia. Yaitu 432 juta dosis vaksin yang telah disuntikkan,”ucap Jokowi.

 

Adapun Jokowi menyampaikan dengan kekuatan dan peluang besar, bahkan kita mempunyai kesempatan besar membangun indonesia yang inklusif, berkeadilan dan berkelanjutan, ada 5 agenda besar diantaranya:

“-Pertama hilirisasi dan industrialisasi sumber daya alam harus terus dilakukan.
-Kedua optimalisasi sumber energi bersih dan ekonomi hijau harus terus ditingkatkan. Persemaian dan rehabilitasi hutan tropis dan hutan mangrove, serta rehabilitasi habitat laut, akan terus dilakukan, dan akan menjadi potensi besar penyerap karbon dari polusi yang dihasilkan.
-Ketiga yakni perlindungan hukum, sosial, politik dan ekonomi untuk rakyat harus terus diperkuat. Pemenuhan hak sipil dan praktik demokrasi, hak politik perempuan dan kelompok marjinal, harus terus dijamin dan hukum harus ditegakkan seadil-adilnya, tanpa pandang bulu.
-Keempat UMKM harus terus di dukung agar segera naik kelas. Digitalisasi ekonomi yang telah melahirkan dua decacorn dan sembilan unicorn terus kita dorong untuk membantu pemberdayaan UMKM.
-Kelima pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) harus dijaga keberlanjutannya. IKN bukan hanya untuk para ASN, tetapi juga para inovator dan para wirausahawan, bukan hanya berisi kantor-kantor pemerintah, tetapi juga motor penggerak ekonomi baru, bukan kota biasa tetapi kota rimba dengan pelayanan pendidikan dan kesehatan kelas dunia. Kawasan Inti Pusat Pemerintahan memang dibangun oleh APBN, tetapi selebihnya, 80% investasi swasta diundang untuk berpartisipasi,”jelas Jokowi.


Kelima agenda yang telah disampaikan, Jokowi minta agar semuanya dapat di topang oleh manusia indonesia yang unggul.

“Saya tegaskan kembali agenda besar bangsa tidak boleh berhenti, langkah-langkah besar harus terus dilakukan, ada minimal 5 agenda besar yang sudah saya tekankan. Saya ajak komponen bangsa bersatu padu mendukung agenda besar bagi pencapaian indonesia maju dengan komitmen, kerja keras, inovasi, dan kreativitas,”pungkas Jokowi.


Usai mengakhiri pidato Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dari DPR RI Jakarta, Fransiscu Andi Silangen menyampaikan masih di tengah pandemi Covid-19 tetap kita memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) yang ke-77 tahun.

“Selama kurang lebih 2 tahun ini menguji perjuangan kita sebagai bangsa, pengorbanan, kedisiplinan, kepatuhan, ketenangan dalam mengambil langkah kebijakan yang cepat dan tepat dalam menghadapi sebuah ujian. Kita bersyukur karena mereka mampu menggerakkan persatuan kita dalam mengatasi sebuah tantangan, menggerakkan rasa kepedulian kita untuk saling berbagi, memperkokoh rasa persaudaraan, meringankan beban untuk seluruh anak negeri, dan meringankan kesulitan kita dalam menghadapi tantangan dan masalah yang kita hadapi,”tutur Silangen.


Selanjutnya Fransiscus Andi Silangen mengatakan kita harus yakini semangat juang untuk bersama, pulih lebih cepat menghadapi tantangan global dalam kebersamaan semangat persatuan dan kesatuan.

“Tidak satupun negara yang tangguh jika rakyatnya terpecah-belah, untuk itu mari kita persatukan nilai-nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika, dengan penuh keyakinan dan keteguhan, membawah kita bangkit lebih kuat dalam semangat kebersamaan yang tak pernah luntur. Seperti yang di kutip dari kalimat Bung Karno “bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka,”tutup Silangen.

Hadir dalam rapat paripurna Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw, Pimpinan, Anggota DPRD, Sekprov, Forkopimda, dan seluruh jajaran Instansi, serta tamu undangan lainnya.

(FT/Advetorial)

About Feicy Tatilu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *