Ketua DPRD Sulut FAS: 2023 Diperkirakan Mengalami Resesi Ekonomi, Dalam Tuhan Yesus Ada Pengharapan Baru

oleh -256 Dilihat

Manado,Swarakawanua.com-Awali minggu kedua bulan januari tahun 2023, Pimpinan dan Anggota DPRD, Setwan serta FORWARD Sulut kembali menggelar ibadah bersama, Senin (16/01/2023) diruang paripurna DPRD Sulut.

Hadir Dalam ibadah tersebut, Ketua DPRD Andi Silangen, Wakil Ketua DPRD Victor Mailangkay, James Arthur Kojongian, Anggota DPRD Arthur Kotambunan, Jems Tuuk, Berty Kapojos dan Melky Pangemanan.

Pada Ibadah itu, Dalam Khotbahnya, Dudi Djamaluddin mengatakan bahwa 2023 merupakan tahun yang gelap dan banyak yang jatuh.

“Banyak yang akan abis-abisan di tahun ini. Namun, apapun yang terjadi harus terus berharap dan bersandar kepada Tuhan, agar bisa survive atau bertahan,” ungkapnya sembari membawahkan firman Tuhan pada 2 Raja-raja 4:1-7.

Djamaluddin mengajak semua yang hadir pada ibadah pagi itu, untuk hidup takut akan Tuhan. Beribadah kepada Tuhan Allah mu dengan segenap hatimu dan jiwamu.

“Oleh sebab itu, ibadah pagi ini adalah peribadatan yang luar biasa. Tuhan hadir kita di pagi ini untuk mendengarkan firman-nya,” terangnya.

Menurutnya, firman harus menjadi daging dan ini menjadi dasar bagi orang percaya.

“Orang percaya masih banyak meminta dan memberi kurang. Mari kita sadar dan bertobat dari tingkah laku kita dan melakukan hal yang baik, agar menjadi terang dan damai dalam kehidupan,” tuturnya.

“Iman dan perbuatan itu harus sama. Nampak dalam aktivitas dan perilaku dimasyarakat. Mari jujur kepada Tuhan, dan Tuhan tau apa yang kita sembunyikan dalam kehidupan kita,” ucapnya.

Ia menambahkan, bagi Tuhan tidak ada perkara yang mustahil. Mintalah kepada Tuhan jika ada perkara.

“Allah kita sangat luar biasa dan bisa memberikan terobosan agar kita bisa fair,” sahutnya.

Di kesempatan yang sama, Ketua DPRD Sulut, Fransiskus Andi Silangen, juga menyebutkan bahwa tahun 2023 diprediksikan akan terjadi resesi, di mana terjadi masalah ekonomi dan banyak di PHK sembari dirinya mencontohkan berbagai negara-negara Eropa yang terjadi resesi.

“Namun lewat firman tadi sangatlah memberkati, seperti lagu ku pandang hari esok,” ujarnya.

Selanjutnya, 2023 sesuai pandangan dunia akan terjadi desakan, tetapi ketika dalam Tuhan Yesus pasti ada pengharapan yang baru.

“Kenapa kita perlu beribadah, karena pikiran kita harus diisi dengan firman. Dalam kehidupan yang membuat kita bahagia hanya Tuhan Yesus. Mari senangi hidup ini dengan firman,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.