KPK Soroti Potensi Korupsi Lelang Proyek Jika Jaringan Komunikasi Lalod

oleh -289 Dilihat
Ilustrasi_ggl
Ilustrasi_ggl
Ilustrasi_ggl

MELONGUANE, Swarakawanua— Jaringan telekomunikasi yang lambat loading alias lalod, bisa menjadi potensi korupsi. Hal ini diungkapkan oordinator Wilayah 9 KPK Budy Waluya usai pertemuan dengan Plt Bupati Talaud Petrus Simon Tuange di Kantor Bupati Talaud. “Kami sudah melakukan evaluasi di pemerintah Kabupaten Talaud. Dimana potensi terjadinya korupsi yang sangat besar akibat layanan jaringan yang kurang memadai,” katanya.

Akibat jaringan tak memadai, proses lelang proyek tidak dapat dilakukan di daerah. “Kita sudah coba memberikan alternatif solusi untuk koordinasi dengan PT Telkom. Nantinya kita juga akan bantu pemda (koordinasi). Kemudian PT Telkom itu rencana pembangunannya bagaimana sih? Bisa di percepat atau tidak? Atau dengan cara lain? Misalkan dengan memasang alat yang bisa meningkatkan jaringan,” imbuh Waluya.

Tuange mengaku, jaringan telekomunikasi di Kabupaten Talaud sangat tidak baik. Terlebih tidak bisa menunjang semua sistim saat ini yang harus terintegrasi, pelayanan yang mudah, cepat dan tepat.

“Saya juga kaget Dinas Kominfo juga dipanggil KPK. Ternyata terkait dengan masalah jaringan yang kurang baik, sehingga kayaknya mereka juga akan memfasilitasi kalau boleh Telkomsel itu juga berbenah untuk kabupaten ini,” singkatnya.(alj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.