Lantang: Era Digital, Hubungan Pemerintah dan Media Makin Kuat

oleh -208 Dilihat
Karo Protokol dan Humas Pemprov Sulut Dantje Lantang (kanan) menjadi narasumber pada Media Gathering 'BPK dan Media Menyatu, Menuju Sulut Maju', yang digelar di Manado, Selasa 10 Deaember 2019.(Foto: hbm)
Karo Protokol dan Humas Pemprov Sulut Dantje Lantang (kanan) menjadi narasumber pada Media Gathering 'BPK dan Media Menyatu, Menuju Sulut Maju', yang digelar di Manado, Selasa 10 Deaember 2019.(Foto: hbm)
Karo Protokol dan Humas Pemprov Sulut Dantje Lantang (kanan) menjadi narasumber pada Media Gathering ‘BPK dan Media Menyatu, Menuju Sulut Maju’, yang digelar di Manado, Selasa 10 Deaember 2019.(Foto: hbm)

 

MANADO, Swarakawanua–Di era digital, hubungan antara pemerintah dan media massa semakin menguat. Hal ini dikatakan
Kepala Biro Protokol dan Humas Pemprov Sulut Dantje Lantang saat menjadi narasumber kegiatan Media Gathering ‘BPK dan Media menyatu, Menuju Sulut Maju’, yang digelar di Manado, Selasa 10 Desember 2019.
Dalam kegiatan yang dihadiri Kepala BPK Perwakilan Provinsi Sulut Karyadi dan kalangan pers, Karo Dantje mengungkapkan bujti makin kuatnya pola  hubungan media massa dengan pemerintah di era digital ini. “Hal itu dibuktikan dengan banyaknya informasi yang diberitakan media massa tentang  kegiatan-kegiatan pemerintah termasuk kegiatan nasional dan internasional. Agar masyarakat bisa menerima informasi dengan jernih dan berimbang. Dan pemerintah harus lebih melibatkan diri dalam dunia media massa,” katanya.
Karo yang akrab dengan wartawan ini menuturkan, sinergi antara pemerintah dengan media massa memang harus dijalin. Dikatakannya, pemerintah sangat membutuhkan media yang berfungsi sebagai alat menyosialisasikan berbagai kebijakan publik dan pelayanan publik. “Salah satu ciri dari good governance, tata pemerintah yang baik, adalah mampu berinteraksi dengan semua elemen termasuk media massa sebagai mitra kerja sekaligus alat kontrol sosial terhadap kebijakan pemerintah. Oleh karena itu pengembangan kemitraan pemerintah dengan media harus mempunyai prinsip dan lebih fokus pada dampak positif di masyarakat,” ungkapnya.
Pers diakuinya menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat. “Karenanya, untuk memperkokoh itu, pemerintah pun harus menjaga hubungan dengan berupaya memfasilitasi pers secara kebersamaan,” tandasnya.(hbm/gyp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.