Liputo Dukung Perpanjangan PPKM Mikro, Catatan Pemerintah Harus Melihat Ketahanan Ekonomi Warga

oleh -301 Dilihat

MANADO,Swarakawanua.com-Anggota DPRD Sulut H Amir Liputo SH mendukung kebijakan Gubernur Sulut Olly Dondokambey dalam memperpanjang PPKM Mikro di Sulut dengan catatan pemerintah juga harus melihat ketahanan ekonomi warga.

Kepada wartawan saat di hubungi lewat ponsel Amir Liputo mengatakan perlu mendukung perpanjangan PPKM Mikro melebihi waktu nasional, Rabu 28 Juli 2021.

“Kami berharap pak gubernur menghitung ketahanan ekonomi warga, kalau dalam rentang waktu itu kelihatan warga sudah mulai agak sulit saya kira kami mendukung untuk dilakukan refocusing anggaran pembelian bantuan sembako minimal untuk warga yang kurang mampu,”tutur Liputo.

Amir Liputo menuturkan, langkah gubernur tersebut juga sebagai upaya kehati-hatian pemerintah, terutama kedatangan warga dari luar sulut, karena beberapa tes penumpang yang baru datang di bandara rata-rata diatas 50 sampai 60 persen positif, padahal mereka memegang surat bahwa mereka bebas Covid-19.

“Untuk itu, agar sulut terhindar dari lonjakan positif Covid-19 sebagaimana halnya di Jakarta  yang tiba tiba menjadi epicentrum penyebaran Ciovid-19. Saya kira kehatia-hatian gubernur  sampai tanggal 1 Agustus 2021 memperpanjang masa PPKM itu perlu kita dukung. Apalagi di Sulut kecuali Kota Manado, Kota Bitung  dan beberapa daerah yang berharap di sektor pariwisata. Kalau kota yang bergantung pada pertanian kan walaupun PPKM tidak begitu terasa mereka masih memiliki lahan untuk bisa makan sehari-hari,”terangnya.

Namun demikian kata Liputo, pemerintah juga akan melihat perkembangan kedepan, apabila PPKM mikro tidak berpengaruh signifikan maka tidak ada salahnya pemerintah menggelontorkan program Bantuan Sosial (Bansos).

“Nanti akan dilihat perkembangannya, kalau memang ini berpengaruh secara signifikan saya kira tidak ada salahnya kalau pak gubernur kembali menggelontorkan program bansos untuk masyarakat minimal memberikan sembako kepada masyarakat. Tapi kita lihat dulu tentu tidak semua Kota dan Kabupaten yang benar-benar memilki angka kasus positif yang tinggi dan pembatasan sangat ketat, saya kira dalam skala mikro bekrjasama dengan pemerintah kabupaten kota itu perlu dipikirkan,”tutur Liputo.

Liputo juga menandaskan, dengan catatan warga juga harus taat prokes supaya menghentikan laju penyebaran Covid-19.

“Kalaupun kita membuat PPKM namun tidak taat prokes, apa gunanya kita memberlakukan PPKM, artinya pemerintah itu cuman berusaha, tetapi keputusan terakhir ada di masyarakat, apakah masyarakat mendukung atau tidak. ini juga kan untuk kesehatan kita bersama,”tandas Liputo.

(Feicy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.