Lobi Pemerintah Pusat, Gubernur Olly Nyatakan Sulut Siap Jadi Tuan Rumah KTT G20

oleh -138 Dilihat

Gub

 

MANADO, Swarakawanua– Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE kini tengah melobi Pemerintah Pusat agar Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 pada 2023 nanti, akan dilaksanakan di Sulut. Untuk mewujudkannya, Gubernur Olly Dondokambey menggelar rapat koordinasi bersama sejumlah instansi terkait di kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sulut, Rabu 20 November 2019. Rapat yang diikuti juga pihak Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) XV ini untuk menyiapkan sejumlah infrastruktur demi menunjang suksesnya penyelenggaraan KTT G20.
G20 adalah organisasi yang berisikan 19 negara dengan perekonomian besar dunia yaitu Afrika Selatan, Amerika Serikat, Arab Saudi, Argentina, Australia, Brasil, lnggris, Cina, India, Indonesia, ltalia, Jepang, Jerman, Kanada, Korea Selatan, Meksiko, Perancis, Rusia, Turki dan Uni Eropa. “Rapat koordinasi ini untuk menyiapkan infrastruktur yang digunakan pada KTT G20. Kita sedang lobi ke pemerintah pusat supaya pertemuan itu diadakan di sini supaya Presiden Amerika dan para pemimpin dunia bisa datang ke Sulut,” katanya.
Menurut Gubernur, semua proyek infrastruktur di Sulut akan dikebut pengerjaannya supaya bisa selesai sebelum dimulainya KTT G20. Proyek itu di antaranya seperti pembangunan jalan dari Bandara Sam Ratulangi menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Likupang. Selain itu hotel dengan tempat pertemuan representatif juga harus dibangun di Likupang. “Mau dipercepat semua. Ini harus disiapkan 2020, 2021, 2022 dan tahun 2023 tuntas,” tandasnya.
Gubernur Olly berharap bila pertemuan di bidang ekonomi ini berhasil diselenggarakan di Sulut, maka semakin meningkatkan pertumbuhan pariwisata dan nilai investasi di Sulut. “Sulut lebih dikenal di dunia, pariwisata meningkat, investasi tambah banyak,” ujarnya.
Secara terpisah, Wagub Sulut Drs Steven Kandouw kepada wartawan mengatakan, untuk itu pembangunan semua infrastruktur harus dikebut. Airport, jalan, ataupun hotel yang representatif. Karena biasanya acara ini dan side event-nya melibatkan ribuan anggota delegasi. “Target Pak Gubernur yang luar biasa fenomenal, akan menciptakan lapangan pekerjaan, investasi dan pertumbuhan ekonomi yang luar biasa untuk Sulawesi Utara,” tandas Wagub.
Sebagai informasi, G20 dibentuk pada 1999 sebagai bentuk respons terhadap perlunya pembicaraan bersama untuk kerjasama di bidang ekonomi. G20 merepresentasikan duapertiga populasi dunia, 85 persen produk domestik bruto, dan mewakili 75 persen perdagangan global di seluruh dunia.
Setiap tahunnya, G2O mengundang tamu dari beberapa negara untuk berpartisipasi dalam acara selain anggota tetap. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa KTT ini merefleksikan opini internasional dalam sektor ekonomi dunia.
Adapun rapat ini turut dihadiri Sekprov Edwin Silangen, Asisten Administrasi Umum Gammy Kawatu dan para pejabat di lingkup Pemprov Sulut.(hbm/gyp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.