Mantapkan Persiapan Pilkada 2024, DPC Bersama PAC PDI Perjuangan Gelar Rakor

oleh -152 Dilihat

MITRA, Swarakawanua.com– Memantapkan persiapan jelang Pemilihan Daerah (Pilkada) yang berlangsung secara serentak tahun 2024, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI P) gelar Rapat Koordinasi (Rakor) DPC bersama PAC SE Kabupaten Mitra. Bertempat di di Lamet Vilagge Ratahan, Sabtu 29 Juni 2024.

Adapun yang turut hadir dalam kesempatan tersebut, wakil Ketua DPD Provinsi Sulawesi Utara Sandra Rondonuwu, Ketua DPC PDI Perjuangan Mitra James Sumendap, SH, MH, calon Bupati PDI Perjuangan Ronald Kandoli, bersama Calon Wakil Bupati Fredy Tuda, bersama seluruh pengurus DPC dan PAC SE Kabupaten Mitra.

“Kegiatan ini bertujuan, memantapkan persiapan menyambut pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024. Karena itu kami mengelar Rakor,” ujar Ketua DPC PDI Perjuangan Mitra James Sumendap, SH, MH.

Lebih lanjut dikatakan Sumendap, karena pergerakan yang di Kabupaten Minahasa Tenggara di pantai langsung oleh DPP dan DPD. Kita tak bisa melakukan langkah-langkah,kita tidak bisa mengambil langkah jika tidak sesuai dengan instruksi partai .

“Jadi saya meminta kepada teman-teman sekalian, jangan ada lagi pergerakan politik. Termasuk DPC, PAC, Ranting sampai kepada anak Ranting bekerja untuk kemenangan PDI Perjuangan di Minahasa Tenggara,” ajak Sumendap.

Dirinyapun menuturkan, bahkan ada orang yang mengatakan. Ini adalah permainan Politik dari James Sumendap. Karena Ronald Kandoli didorong ke PDI Perjuangan, di tambah lagi mantan istri didorong di partai Nasdem itu tidak benar.

“Pribadi saya, dedikasi saya untuk PDI Perjuangan. Karena saya besar, saya jadi anggota dewan, jadi Bupati Kabupaten Minahasa Tenggara karena PDI Perjuangan. Saya tidak akan mengkhianati satu titik pun itu,” tegas Sumendap.

Karena itu Sumendap mengajak, buat teman-teman DPC, PAC, Ranting sampai anak ranting jangan pernah ragu dengan keputusan itu.

“Kalau ada yang berkata ini adalah permainan Politik saya, orang itu jahat dan busuk. Karena itu, lewat putusan secara internal dan eksternal DPD, DPP yang merekomendasikan, di sosialisasikan Ronald Kandoli dan Fredy Tuda. Itu yang saya lakukan,”ucap Sumendap. (CIA)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.