Masalah Mudik Lebaran, Satgas Covid-19 Kabupaten Mitra Keluarkan Surat Edaran

oleh -160 Dilihat

MITRA, Swarakawanua.com– Mencegah terjadinya penularan Covid-19 di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), maka Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Mitra mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 68/Satgas Covid-19/2021 tentang, meniadakan mudik hari raya Idul Fitri 1442 Hijriah dan upaya pengendalian penyebaran Covid-19 selama bulan suci Ramadhan di Kabupaten Mitra.

Berdasarkan hal tersebut, Ketua Covid-19 di Kabupaten Mitra Janni Rolos mengatakan, adapun isi dari surat edaran yang kami keluarkan semuanya semata-mata guna mencegah terjadinya penyebaran Covid-19 di Kabupaten Mitra yang kita cintai bersama.

“Isi dari Surat Edaran tersebut, meniadakan mudik untuk sementara bagi masyarakat menggunakan transportasi darat, kereta api, laut dan udara lintas provinsi sebagai upaya pengendalian mobilitas selama bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri 1442 Hijriah,” ujar Rolos Jumat 7 Mei 2021.

Adapun poin kedua tersebut berisikan, perjalanan orang selama bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri 1442 Hijriah sebagaimana yang di maksud pada pasal 1 dikecualikan bagi kendaraan pelayanan distribusi logistik dan pelaku perjalanan dengan keperluan mendesak untuk keperluan nonmudik, diantaranya perjalanan dinas, kunjungan keluarga yang sakit, kunjungan duka anggota keluarga meninggal, ibu hamil yang didampingi 1 orang anggota Keluarga, dan kepentingan persalinan yang didampingi maksimal 2 orang.

“Poin kedua ini, lebih di khususkan bagi pengendara yang mengantarkan logistig antara provinsi atau negara. Begitupun di khususkan buat ibu hamil dan dalam persalinan,” pungkasnya.

Begitupun dalam poin ke 3 berisikan, pelaku perjalanan orang lintas Provinsi atau Negara selama bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri 1442 Hijriah sebagaimana dimaksud pasal 2 wajib memiliki print out surat izin perjalanan tertulis atau surat izin keluar atau masuk. Begitupun dengan pegawai instansi Pemerintah Aparatur Sipil Negara, Pegawai BUMN dan BUMD, Prajurit TNI, dan anggota Polri melampirkan print out surat izin tertulis dari pejabat setingkat Eselon II dan disertai tanda tangan basah dan tanda tangan elektronik serta identitas diri bagi para pelaku perjalanan.

“Disetiap pintu masuk warga masyarakat selama Idul Fitri 1442 Hijriah, kami dari Satgas Covid-19 tidak akan menutup pintu masuk. Sekali lagi kami tekankan, kami tidak menutup pintu masuk, namun memintakan kepada seluruh warga masyarakat yang masuk ataupun keluar dari Kabupaten tetap terus memakai masker, cuci tangan dan selalu jaga kesehatan,” pungkasnya.

Lebih lanjut Rolos menjelaskan, bagi pegawai Swasta melampirkan print out surat dari pimpinan perusahaan disertai tanda tangan basah. Begitupun juga dengan masyarakat umum nonpekeriaan, mealmpirkan print out dan tanda tangan basah dari pemerintah desa setempat.

“Posko Covid-19 desa atau kelurahan serta satuan tugas posko tetap terus beroperasi dan menjalankan fungsinya selama bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri 1442 Hijriah,” tutur Rolos.

Karena itu kami Satuan Tugas Covid-19 Kabupaten Mitra menghimbau, kepada umat muslim yang saat ini mengadakan sahur dan puasa bersama keluarga satu rumah, melakukan silahturahmi secara virtual, dan membatasi pertemuan fisik dengan anggota keluarga atau kerabat lainnya yang tidak satu rumah.

“Surat edaran ini berlaku dari tanggal 6- 17 Mei 2021, dan akan ditinjau lebih lanjut. Satgas Covid-19 Kabupaten Mitra pun akan selalu mendukung SE dari Provinsi Sulut,” tutup Rolos. (CIA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.