Memperingati HUT Jemaat Efrata Kalasey ke-24, Laksanakan Ziarah ke Mantan Pendeta dan Ketua Jemaat

oleh -1310 Dilihat

Manado,Swarakawanua.com-Dalam rangka memperingati HUT ke-24 Jemaat Efrata Kalasey Satu, maka dilaksanakan Ibadah Ziarah, Sabtu (11/03/2023).

Adapun tempat perziarahan yang dituju meliputi Desa Tateli di pekuburan Pdt Maria Magdalena Torar, STh (mantan pendeta yang melayani di jemaat), Desa Pinamorongan di pekuburan Jemmy Hengky Lelet, SH (mantan ketua jemaat), pekuburan penginjil Schwarz di Langowan serta Riedel di Tondano.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Badan Pekerja Majelis Jemaat (BPMJ) Efrata Kalasey Satu, Pdt Stenley Sengkey, STh didampingi Wakil BPMJ Pnt Drs Spener Nangaro, Sekretaris Pnt Partha Montiley.

Bahkan Ketua Panitia Hari-hari Raya Gerejawi (H2RG) Jefka, Pnt Fembry Gerungan, Sekretaris Charencia Repie dan Wakil Sekretaris Marlin Lombok serta jemaat dari Anak Sekolah Minggu (ASM) sampai para lansia, juga ambil bagian dalam kegiatan tahunan ini.

Untuk setiap tempat yang dikunjungi dilaksanakan ibadah singkat, tabur bunga dan foto bersama.

Ketua BPMJ Pdt Stenley Sengkey mengemukakan, pihaknya sangat mendukung kegiatan ini untuk mengenang pemberian diri dalam pelayanan, yang sudah dilakukan baik mantan pendeta maupun ketua jemaat.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini dengan harapan akan memberikan dampak positif bagi jemaat,”ungkapnya.

Ia pun berharap, dengan memeriahkan HUT jemaat ini kegiatan perziarahan ini akan memberikan dampak yang baik bagi jemaat, untuk membangun kebersamaan antar jemaat demi kemuliaan nama Tuhan.

Sementara itu, Ketua Panitia Fembry Gerungan mengatakan, kegiatan ini akan menjadi agenda tahunan dari setiap Panitia H2RG nanti. Tujuannya untuk memberikan penghargaan kepada pihak-pihak yang sudah memberikan kontribusi dalam pelayanan di Jemaat Efrata Kalasey Satu.

“Tahun ini mantan pendeta, mantan ketua jemaat untuk memberikan penghargaan atas pelayanan yang sudah diberikan,” tuturnya.

Sedangkan perziarahan yang dilakukan ke pekuburan Schwarz dan Riedel dilakukan untuk memberikan edukasi kepada jemaat, bagaimana penginjilan masuk di tanah Minahasa.

“Jika kita datang dan melihat pekuburan mereka, akan lebih tahu lebih dekat mengenai kedua sosok penginjilan ini. Apalagi panitia juga ada yang bertugas menjelaskan mengenai runutan penginjilan yang sudah dilakukan,” tuturnya.

Frieda Roringkon mewakili keluarga yang dikunjungi dalam perziarahan mengatakan, pihaknya sangat bahagia karena dikunjungi dalam kegiatan ini.

“Kami sangat bangga karena jemaat sangat menghargai pemberian diri bahkan pelayanan suami bahkan ayah yang tercinta. Kami mengucapkan terima kasih kepada BPMJ, Panitia H2RG, bahkan jemaat yang sudah datang di pekuburan ini meskipun cuaca tidak bersahabat. Terima kasih, Tuhan memberkati,” imbuhnya. (*/FT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.